Tautan-tautan Akses

Makam Arafat Digali untuk Mencari Petunjuk Terkait Kematiannya yang Misterius


Para pekerja Palestina mempersiapkan proses penggalian di depan makam mendiang Presiden Yasser Arafat di Rammallah, Tepi Barat (27/11). Tulang-belulang mantan pemimpin Palestina itu akan diambil sampelnya untuk diperiksa di Perancis, Swiss, Rusia dan Palestina.

Para pekerja Palestina mempersiapkan proses penggalian di depan makam mendiang Presiden Yasser Arafat di Rammallah, Tepi Barat (27/11). Tulang-belulang mantan pemimpin Palestina itu akan diambil sampelnya untuk diperiksa di Perancis, Swiss, Rusia dan Palestina.

Beberapa sampel dari tulang-belulang Arafat yang diambil dari makamnya, Selasa (27/11) akan diserahkan kepada para pakar Perancis, Swiss, Rusia dan Palestina untuk diperiksa.

Para pejabat Palestina mengatakan para pakar internasional telah menguburkan kembali tulang-belulang mendiang pemimpin Palestina Yasser Arafat setelah menggali tulang-belulangnya untuk mencari petunjuk tambahan mengenai kematiannya.

Para pejabat Palestina mengatakan tulang-belulang tersebut diambil hari Selasa (27/11) dari makam besar di kota Rammallah, Tepi Barat.

Sampel-sampel dari tulang-belulang Arafat akan diserahkan kepada para pakar Perancis, Swiss, Rusia dan Palestina yang akan memeriksanya di negara-negara mereka.

Para pejabat Perancis memerintahkan penyelidikan mengenai kematian Arafat sebelumnya tahun ini setelah ditemukannya polonium, bahan radioaktif yang mematikan, pada pakaian Arafat yang diberikan oleh jandanya.

Polonium hancur dengan cepat, dan sebagian pakar mengatakan tidak jelas apakah sampel-sampel yang ada akan cukup untuk pengetesan.

Arafat meninggal dunia di Perancis tahun 2004 tidak lama setelah menderita penyakit misterius.

Ada spekulasi di dunia Arab bahwa Israel meracun Arafat, tetapi Israel telah membantah pernyataan-pernyataan ini.
XS
SM
MD
LG