Tautan-tautan Akses

Mahasiswa Kedokteran di California Buka Klinik Gratis bagi Tunawisma


Perawatan diberikan kepada mereka yang tidak bisa didapatkan di tempat-tempat lain, kata mahasiswa kedokteran Steffanie Becerra (foto: Dok).

Perawatan diberikan kepada mereka yang tidak bisa didapatkan di tempat-tempat lain, kata mahasiswa kedokteran Steffanie Becerra (foto: Dok).

Para mahasiswa kedokteran di California memberikan layanan kesehatan dan bantuan lainnya secara sukarela bagi para tunawisma di jalan-jalan kota Los Angeles.

Pasien-pasien duduk di kursi lipat di sepanjang trotoar di Hollywood, sementara para mahasiswa membongkar dan menurunkan muatan dan catatan-catatan medis dari truk. Mereka mendirikan klinik sementara di jalan.

Salah seorang mahasiswa berbicara kepada salah seorang pasien, ”Hanya satu obat, betul? Apakah Anda minum obat lain?”

Tahap pertama adalah Triase, yaitu menilai kebutuhan kelompok miskin dan tunawisma di klinik mobil sekali sepekan ini. Klinik ini dijalankan mahasiswa-mahasiswa kedokteran Universitas California, Los Angeles, yang membuka klinik serupa di berbagai komunitas setiap malam.

Mereka memberi obat dan kaos bersih, serta kaca mata baca bagi yang memerlukan. Mereka membalut luka dan memantau gejala-gejala penting. Kegiatan lainnya adalah memberi makanan bergizi kepada pasien. Mahasiswa-mahasiswa jurusan sosial dan hukum juga datang memberi bantuan, mereka mengusahakan perolehan bantuan jangka panjang dari pemerintah atau badan-badan swasta bagi orang-orang yang memenuhi syarat.

Pasien Charles Brownridge datang ke sana tiap pekan, selama ada klinik perawatan kesehatan. Ia mengatakan, “Saya menyukai suasananya, makanannya, dan layanan mereka sangat bagus. Mereka melatih, seperti pegawai baru melakukan pekerjaan magang. Menyenangkan berada di antara orang-orang muda. Suasananya sangat menyenangkan.”

Dokter Walter Coppenrath membantu memulai klinik jalan itu 12 tahun lalu, ketika ia masih menjadi mahasiswa. Ia sekarang mengajar di UCLA dan memeriksa pasien di rumah sakit didekatnya. Ia mengatakan, perawatan jalan ini penting bagi warga.

”Infeksi kecil di kaki Anda mungkin bisa diobati dengan hanya ganti kaus. Kalau Anda tidak bisa mencuci atau mandi atau ganti kaus, infeksi itu bisa menjadi penyakit yang mengancam anggota badan,” ujarnya kepada seorang pasien.

Perawatan diberikan kepada mereka yang tidak bisa didapatkan di tempat-tempat lain, kata mahasiswa kedokteran Steffanie Becerra.

“Mereka menganggap kami sebagai satu-satunya tempat perawatan dalam sistem medis di mana mereka bisa memperoleh pengobatan. Banyak orang menderita hipertensi atau diabetes yang benar-benar tidak mempunyai pilihan lain, tetapi datang ke sini karena mereka tidak mampu membayar pengobatan di tempat-tempat lain,” paparnya.

Klinik mobil itu membantu pasien dan juga para mahasiswa, kata mahasiswa pra-sarjana, Kevin Norris, yang berencana menjadi dokter.

“Kami benar-benar merawat mereka sebagai orang-orang yang berhak dihargai karena banyak tunawisma di Los Angeles biasanya dianggap rendah dan pada umumnya diabaikan oleh banyak penduduk,” papar Norris.

Noris menambhakna, sekali sepekan orang-orang ini mendapat perhatian dan perawatan yang patut mereka peroleh. Kegiatan sebagai sukarelawan ini membantu dirinya memahami peran masa depannya sebagai dokter.
XS
SM
MD
LG