Tautan-tautan Akses

MA India Tolak Permohonan Paten Perusahaan Farmasi Swiss


Mahkamah Agung India telah menolak permohonan paten dari perusahaan farmasi Swiss, Novartis untuk obat kanker, Glivec (1/4). (Foto: dok).

Mahkamah Agung India telah menolak permohonan paten dari perusahaan farmasi Swiss, Novartis untuk obat kanker, Glivec (1/4). (Foto: dok).

Mahkamah Agung India telah menolak permohonan hak paten dari perusahaan farmasi Swiss Novartis untuk obat kanker.

Dalam keputusan bersejarah hari Senin (1/4), Mahkamah Agung India menolak perlindungan paten bagi versi obat Glivec yang diperbaharui.

Keputusan itu adalah preseden yang mencegah perusahaan-perusahaan farmasi internasional memperoleh paten baru di India untuk versi yang diperbaharui obat-obat yang sudah ada.

Undang-undang India menghambat perusahaan memperoleh paten hanya karena membuat sedikit perubahan atas obat yang sudah ada.

Mahkamah Agung memutuskan hari Senin (1/4) Glivec yang diperbaharui tidak memenuhi aspek “novelty” atau “kebaruan sama sekali” yang diharuskan oleh undang-undang paten India.

Keputusan tersebut adalah kemenangan bagi industri obat generic miliaran dolar bagi India yang menyediakan obat-obatan murah bagi jutaan orang di seluruh dunia.

Novartis telah berjuang sejak tahun 2006 untuk memperoleh paten bagi Glivec yang diperbaharui.
XS
SM
MD
LG