Tautan-tautan Akses

AS

MA Amerika Pertimbangkan Keberatan atas Asuransi Kontrasepsi


Para demonstran AS yang menentang mandat kontrasepsi dalam reformasi layanan kesehatan melakukan protes di depan gedung Mahkamah Agung AS, Selasa (25/3).

Para demonstran AS yang menentang mandat kontrasepsi dalam reformasi layanan kesehatan melakukan protes di depan gedung Mahkamah Agung AS, Selasa (25/3).

Perselisihan mengenai ketentuan kontrasepsi itu menjadi rangkaian perdebatan sengit terbaru di Amerika mengenai reformasi layanan kesehatan.

Mahkamah Agung Amerika sedang mempertimbangkan apakah para pemilik perusahaan swasta akan diperbolehkan untuk menggunakan keyakinan agama yang kuat menentang aborsi untuk menghindari kewajiban agar memberikan asuransi kesehatan bagi para pekerja termasuk kontrasepsi gratis.

Pengadilan tertinggi Amerika itu membahas isu tersebut hari Selasa (25/3). Pada kasus tersebut pemilik dua perusahaan-jaringan toko hobby dan pembuat perabot rumah tangga mengklaim pemerintah mewajibkan asuransi pekerja mencakup beberapa jenis kontrasepsi yang bertentangan dengan pandangan agama mereka.

Di Amerika, kebebasan untuk menjalankan ibadah agama dijamin oleh konstitusi. Tapi pertanyaan dalam kasus itu adalah apakah jaminan tersebut juga berlaku untuk perusahaan-perusahaan bukan hanya individu.

Perselisihan mengenai ketentuan kontrasepsi itu menjadi rangkaian perdebatan sengit terbaru di Amerika mengenai reformasi layanan kesehatan. Secara keseluruhan UU yang diprakarsai oleh Presiden Barack Obama itu telah dikukuhkan oleh pengadilan tapi banyak pihak Republik yang menentangnya dan sejumlah gugatan pengadilan telah diajukan menentang ketentuan-ketentuan spesifik.

Mahkamah Agung diperkirakan tidak akan mengeluarkan putusan mengenai peraturan asuransi menyangkut kontrasepsi itu sampai bulan Juni.
XS
SM
MD
LG