Tautan-tautan Akses

AS

MA Amerika Batasi Wewenang Polisi Geledah Ponsel


Mahkamah Agung AS Kamis (25/6) sepakat membatasi wewenang polisi dalam menggeledah informasi telepon seluler (foto: dok).

Mahkamah Agung AS Kamis (25/6) sepakat membatasi wewenang polisi dalam menggeledah informasi telepon seluler (foto: dok).

Mahkamah Agung AS Kamis (25/6) sepakat membatasi wewenang polisi untuk tidak menggeledah ponsel seseorang tanpa surat perintah pengadilan.

Mahkamah Agung Amerika dengan suara bulat memutuskan polisi secara umum tidak boleh menggeledah ponsel orang yang mereka tangkap tanpa surat perintah pengadilan.

MA hari Kamis (25/6) mengatakan surat perintah pengadilan dibutuhkan karena ponsel adalah peralatan canggih yang mengandung informasi sangat banyak. Namun, kata MA, ada sejumlah situasi darurat di mana surat perintah pengadilan tidak diperlukan.

Kasus ini diajukan oleh dua laki-laki yang merasa polisi melanggar hak konstitusional amandemen ke-empat mereka yang melarang “penggeledahan tanpa alasan.”

MA Amerika itu juga memutuskan perusahaan televisi online Aereo melanggar UU hak cipta karena menyiarkan ulang acara-acara milik jaringan penyiaran tanpa membayar.

Aereo memiliki ribuan antena di seluruh penjuru Amerika yang menangkap sinyal-sinyal siaran televisi, menyimpan isi dan menyiarkannya kepada para pelanggan Aereo.

XS
SM
MD
LG