Tautan-tautan Akses

Lumpur Longsor di Sri Lanka, 200 Keluarga Dikhawatirkan Tenggelam


Peta Sri Lanka

Peta Sri Lanka

Hujan telah mengakibatkan banjir di banyak kota, termasuk Colombo. Sekolah-sekolah di berbagai penjuru negara itu ditutup, Rabu, karena cuaca buruk.

Palang Merah Sri Lanka, Rabu (18/5), melaporkan, sedikitnya 200 keluarga dilaporkan hilang dan dikhawatirkan tenggelam akibat lumpur longsor menyusul hujan lebat dan banjir.

Dalam sebuah pernyataan di internet, Palang Merah Sri Lanka mengatakan dua tim SAR dikerahkan Rabu pagi bersama pihak berwenang pemerintah, dan telah menyelamatklan 180 orang, meski listrik padam di tiga desa di distrik Kegalle --Siripura, Pallebage, dan Elagipitya.

Palang merah menyatakan, sedikitnya 13 mayat telah ditemukan sejauh ini.

Hujan telah mengakibatkan banjir di banyak kota, termasuk Colombo. Sekolah-sekolah di berbagai penjuru negara itu ditutup, Rabu, karena cuaca buruk.

Badan Penanggulangan Bencana Sri Lanka melaporkan, 11 orang tewas akibat tersengat listrik dan akibat lumpur longsor berskala kecil dalam beberapa hari terakhir. [ab/as]

XS
SM
MD
LG