Tautan-tautan Akses

Limpahan Minyak Stabilkan Harga


Fasilitas pengeboran minyak AS di Sweetwater, negara bagian Texas (foto: dok). Melonjaknya produksi minyak AS telah menstabilkan harga minyak, di tengah ketegangan di Timur Tengah.

Fasilitas pengeboran minyak AS di Sweetwater, negara bagian Texas (foto: dok). Melonjaknya produksi minyak AS telah menstabilkan harga minyak, di tengah ketegangan di Timur Tengah.

Melonjaknya produksi minyak AS menjadi sebab harga minyak tidak terpengaruh oleh ketegangan yang meningkat di Timur Tengah.

Direktur American Petroleum Institute (API) mengatakan melonjaknya produksi minyak Amerika menjadi sebab pasar tidak menghiraukan ketegangan yang meningkat antara para eksportir utama di Timur Tengah.

Komentarnya datang selagi Iran dan Arab Saudi terlibat dalam sengketa diplomatik yang semakin memuncak dan harga minyak turun dalam perdagangan hari Selasa menjadi sekitar 36 dolar per barel.

Dalam pidato di Washington, Direktur API, Jack Gerard mengatakan, "Geopolitik energi telah berubah selama sepuluh tahun terakhir" sewaktu teknologi baru dan teknik memungkinkan Amerika melipatduakan produksi minyaknya menjadi 9 juta barel per hari.

Gerard mengatakan, "Sementara pergolakan terus meningkat, karena ketegangan meningkat, pasar tidak bergerak. Pasar pada dasarnya menunjukkan bahwa ada alternatif untuk minyak. "

Dia juga mengatakan minyak yang melimpah dari banyak sumber alternatif telah menghapus banyak risiko yang biasanya kita lihat di pasar energi.

Namun Gerard mengatakan harga minyak yang rendah telah mengurangi dorongan untuk investasi dalam industri energi, dan kita sudah melihat bahwa sebagian produksi telah dibatasi.

Produksi energi yang lebih rendah nantinya dapat menaikkan harga. [sp/ds]

XS
SM
MD
LG