Tautan-tautan Akses

5 Pria Perkosa Wisatawan Swiss di India


Perempuan warga Swiss (tengah, ditutupi wajahnya) dikawal polisi India setelah menjalani pemeriksaan di rumah sakit di Gwalior, India usai kasus pemerkosaan oleh lima pria (16/5).

Perempuan warga Swiss (tengah, ditutupi wajahnya) dikawal polisi India setelah menjalani pemeriksaan di rumah sakit di Gwalior, India usai kasus pemerkosaan oleh lima pria (16/5).

Polisi India mengatakan hari Minggu bahwa lima lelaki telah mengaku beramai-ramai memperkosa seorang wisatawan Swiss di negara bagian Madya Pradesh.

Wisatawan perempuan asal Swiss berusia 39 tahun itu sedang dalam perjalanan bersepeda dengan suaminya. Mereka diserang oleh sekelompok laki-laki di hutan dekat jalan di mana mereka sedang berkemah, setelah mengunjungi kota kuil Orchha, di negara bagian Madya Pradesh.

Wakil Inspektur Polisi D.K. Arya mengatakan mereka memukuli sang suami dan memperkosa sang istri di depannya. Mereka mencuri sebuah laptop, uang 10.000 rupee (sekitar 185 dolar) dan ponsel pasangan itu. Arya mengatakan 20 orang telah ditahan untuk ditanyai.

Perempuan itu sempat dirawat dan telah keluar dari rumah sakit setempat.

Duta besar Swiss untuk India, Linus von Castelmur, mengatakan Sabtu malam bahwa ia telah berbicara dengan pasangan itu dan menuntut pihak berwenang India agar segera melakukan penyelidikan.

Perempuan itu dan suaminya sedang dalam perjalanan ke Agra, lokasi Taj Mahal. Perjalanan adalah bagian dari tur bersepeda tiga bulan dari Mumbai ke New Delhi.

Serangan itu adalah contoh terbaru dari kekerasan seksual terhadap perempuan di India. Serangan ini terjadi tiga bulan setelah kemarahan dan protes nasional meletus di India akibat pemerkosaan yang berujung maut bagi seorang mahasiswa berusia 23 tahun oleh lima pria dan seorang remaja dalam bus di New Delhi Desember lalu.

Serangan di New Delhi itu telah mendorong tuntutan agar pemerintah India berbuat lebih banyak untuk melindungi perempuan.
XS
SM
MD
LG