Tautan-tautan Akses

Libya Bebaskan 4 Pejabat ICC setelah ICC Minta Maaf


Ke-4 pejabat ICC ditahan oleh Libya setelah menyelundupkan dokumen bagi putera Moammar Gaddafi, Seif al-Islam Gaddafi di penjara (foto: dok).

Ke-4 pejabat ICC ditahan oleh Libya setelah menyelundupkan dokumen bagi putera Moammar Gaddafi, Seif al-Islam Gaddafi di penjara (foto: dok).

Pemerintah Libya telah membebaskan empat pejabat Mahkamah Kejahatan Internasional (ICC) yang ditahan selama sebulan.

Empat pejabat Mahkamah Kejahatan Internasional (ICC) itu ditahan karena menyelundupkan dokumen bagi putera mendiang diktator Moammar Gaddafi yang kini dipenjara.

Presiden ICC Sang-Hyun Song hari Senin meminta maaf kepada Libya, mengatakan ke-empat orang pejabat ICC itu tidak berniat membahayakan keamanan nasional Libya. Ke-empat orang itu, termasuk Melinda Taylor pengacara Seif al-Islam Gaddafi dari Australia, diterbangkan ke Roma hari Senin.

Taylor menyelipkan dokumen-dokumen tersebut kepada Gaddafi di sel penjaranya di kota Zintan. Tidak jelas isi dokumen, tetapi pihak berwenang Libya menuduh ke-empat anggota ICC itu sebagai mata-mata.

Pemberontak Libya menangkap Gaddafi setelah pemerintahan ayahnya jatuh tahun lalu. Mereka mengenakan tuduhan kejahatan perang terhadapnya.

Gaddafi kini menjadi sumber konflik antara pemerintah baru Libya dan ICC. ICC ingin mengekstradisi Gaddafi untuk diadili karena khawatir ia tidak akan mendapat proses yang adil di Libya. Libya berkeras mereka berhak mengadili Gaddafi.
XS
SM
MD
LG