Tautan-tautan Akses

Liberia Dinyatakan Bebas Ebola


Seorang pekerja medis berdiri di depan rumah sakit Elwa di Monrovia, 7 September 2014 (Foto: dok).

Seorang pekerja medis berdiri di depan rumah sakit Elwa di Monrovia, 7 September 2014 (Foto: dok).

Wakil WHO di Liberia, Alex Gasasira, berjanji bahwa organisasinya akan terus mendukung Liberia dalam upaya untuk mencegah, mendeteksi, dan menanggapi setiap kasus baru Ebola.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengumumkan akhir wabah virus Ebola di Liberia, yang berarti ketiga negara yang berada di episentrum wabah di Afrika barat kini dianggap bebas Ebola.

Pengumuman WHO itu disampaikan hari Kamis setelah 42 hari tanpa ada laporan mengenai kasus baru di Liberia. Ketika mengumumkan pencapaian penting itu, WHO memperingatkan bahwa lebih banyak wabah berskala kecil diperkirakan akan terjadi dan menyerukan agar terus dilakukan pemantauan serius untuk mencegah terulangnya wabah penyakit itu.

Wakil WHO di Liberia, Alex Gasasira, berjanji bahwa organisasinya akan terus mendukung Liberia dalam upaya untuk mencegah, mendeteksi, dan menanggapi setiap kasus baru Ebola.

Ini adalah ketiga kalinya Liberia dinyatakan bebas Ebola. Pernyataan pertama diumumkan bulan Mei 2015, tapi wabah penyakit itu terjadi dua kali lagi sejak itu, dengan wabah terakhir pada bulan November.

Ini adalah pertama kalinya ketiga negara yang pernah dilanda wabah itu – yakni Liberia, Guinea, dan Sierra Leone – bebas Ebola bebas pada waktu yang sama. Sierra Leone dinyatakan bebas Ebola pada tanggal 7 November dan Guinea pada tanggal 29 Desember.

Epidemi Ebola di Afrika barat merenggut sekitar 11.000 nyawa dan menginfeksi lebih dari 28.500 orang. [lt]

XS
SM
MD
LG