Tautan-tautan Akses

Legislator Hong Kong Dituduh Tak Laporkan Donasi 32 Ribu Dolar


Legislator pro-demokrasi terkemuka Hong Kong, Leung Kwok Hung (Foto: dok).

Legislator pro-demokrasi terkemuka Hong Kong, Leung Kwok Hung (Foto: dok).

Leung Kwok-hung, yang dikenal dengan julukan "Long Hair", dituduh menerima 32 ribu dolar dari Jimmy Lai, pendiri surat kabar Apple Daily. Surat kabar ini dikenal bersikap kritis terhadap Beijing.

Seorang legislator pro-demokrasi terkemuka Hong Kong, Kamis (23/6) dikenai dakwaan bahwa ia tidak melaporkan donasi dari seorang konglomerat media anti-China terkenal. Leung Kwok-hung, dikenal dengan julukan "Long Hair", dituduh menerima 32 ribu dolar dari Jimmy Lai, pendiri surat kabar Apple Daily. Surat kabar ini dikenal bersikap kritis terhadap Beijing.

Komisi Independen Anti-Korupsi Hong Kong (ICAC) menuduh Leung, 60 tahun, melakukan satu pelanggaran pada saat menduduki jabatan publik, suatu tuduhan yang diyakini Leung berlatar belakang politik.

Leung, yang terkenal dengan rambutnya yang gondrong dan kaos bergambar Che Guavara, telah menjadi anggota Dewan Legislatif Hong Kong sejak 2004. Pemilu akan kembali diadakan pada September mendatang. Ketika ditanya apakah ia akan membantah tuduhan itu, Leung hanya menjawab, “Saya akan melakukannya secara resmi di pengadilan.” Ia telah dibebaskan dengan uang jaminan dan dijadwalkan hadir kembali di pengadilan pada hari Jumat.

Ketakutan bahwa China mengetatkan cengkeramannya atas Hong Kong belakangan ini telah diperburuk oleh pengakuan seorang pemilik toko buku Hong Kong yang dituduh ditahan di China selama delapan bulan. Toko buku Lam Wing-kee dikenal menjual buku-buku gosip mengenai politisi Bejing.

Hong Kong menjadi wilayah semiotonom sejak diserahkan kembali ke China oleh Inggris pada tahun 1997, dengan kebebasan yang tidak didapati di China daratan, tetapi ada kekhawatiran bahwa kebebasan itu akan dilucuti. [uh/ab]

XS
SM
MD
LG