Tautan-tautan Akses

Ledakan Tambang Batu Bara Tewaskan 18 di China


Shizuishan, China

Shizuishan, China

Sebuah ledakan gas di sebuah tambang batu bara di China telah mengakibatkan sedikitnya 18 orang tewas dan dua lainnya hilang. Sejumlah pejabat China mengatakan, ledakan itu ditimbulkan oleh kegiatan penambangan yang ilegal.

Media pemerintah China, Xinhua, melaporkan, ledakan gas tersebut berlangsung Selasa pagi (27/9) pada sebuah tambang batubara kecil di kota Shizuishan, China barat laut, sewaktu 20 penambang sedang bekerja di bawah tanah.

Xinhua mengutip hasil penyelidikan pendahuluan yang menuding kegiatan penambangan ilegal sebagai penyebab ledakan tersebut. Namun media itu tidak memberikan rincian lebih jauh.

Pada sebuah konperensi pers Rabu, beberapa pejabat setempat mengatakan, sejumlah eksekutif Linli Coal Mining Co. Ltd., pemilik tambang itu, telah ditahan polisi.

Wu Yuguo, wakil walikota Shizuishan, mengatakan, tingginya konsentrasi gas dan ambruknya terowongan tambang itu menyulitkan para petugas pertolongan melakukan usaha penyelamatan.

China telah membuat kemajuan besar dalam memperbaiki keamanan tambang, namun tambang-tambang di negara itu masih tergolong yang paling banyak menelan korban jiwa di dunia.

Kecelakaan tambang masih sering terjadi karena banyak pengusaha mengabaikan standar keamanan untuk memperoleh keuntungan yang lebih tinggi. Statistik resmi pemerintah menyebutkan, kematian terkait kecelakaan tambang tidak lebih dari 1000 setiap tahunnya. Namun, banyak kelompok HAM menyanggah dan mengatakan angka sesungguhnya jauh lebih tinggi. [ab/as]

XS
SM
MD
LG