Tautan-tautan Akses

Rangkaian Bom Guncang Afghanistan, 24 Tewas


Petugas keamanan Afghanistan memeriksa bercak-bercak darah pada minibus yang terkena bom bunuh diri di Kabul, Afghanistan (20/8).

Petugas keamanan Afghanistan memeriksa bercak-bercak darah pada minibus yang terkena bom bunuh diri di Kabul, Afghanistan (20/8).

Ledakan-ledakan bom yang terpisah di Afghanistan, Senin pagi  (20/6) menewaskan sedikitnya 24 orang dan melukai kira-kira 40 lainnya.

Serangan yang paling banyak menjatuhkan korban terjadi di Kabul ketika seorang pembom bunuh diri mendekati minibus dengan jalan kaki dan meledakkan bom.

Kementerian Dalam Negeri Afghanistan mengatakan ledakan itu menewaskan 14 orang dan melukai delapan lainnya. Taliban dengan segera mengaku bertanggung jawab.

Orang-orang yang tewas adalah pengawal keamanan warga Nepal yang bekerja pada perusahaan yang menjaga keamanan kedutaan Kanada di Kabul. Lima warga Nepal dalam bus juga luka-luka bersama empat warga Afghanistan.

Beberapa jam kemudian, sebuah bom pinggir jalan yang dipasang oleh pemberontak meledak di daerah lain kota itu di mana seorang anggota dewan provinsi luka-luka bersama dua orang pengawal pribadinya.

Kepala eksekutif Afghanistan Abdullah Abdullah telah mengutuk kekerasan itu sebagai “tindak terror dan intimidasi.”

Misi NATO di Kabul, dalam komentar serupa, mengatakan, “serangan mengerikan seperti ini menunjukkan bahwa walaupun Taliban telah berjanji untuk tidak melakukan terror, mereka sama sekali tidak memperdulikan nyawa kaum sipil yang tidak bersalah.”

Di tempat lain, di provinsi Badakhshan, Afghanistan timur laut, para pejabat mengatakan sedikitnya 10 orang tewas dan lebih dari 30 lainnya luka-luka ketika sebuah bom yang dipasang di pasar yang ramai meledak. [gp]

XS
SM
MD
LG