Tautan-tautan Akses

Sedikitnya 200 Tewas dalam Sejumlah Ledakan di Republik Kongo


Serangkaian ledakan mengguncang ibukota Kongo, Brazzaville, hari Minggu pagi (4/3).

Serangkaian ledakan mengguncang ibukota Kongo, Brazzaville, hari Minggu pagi (4/3).

Serangkaian ledakan kuat di sebuah gudang senjata di sepanjang Sungai Kongo mengguncang ibukota Kongo Minggu pagi.

Pejabat-pejabat pemerintah dan rumah sakit di Republik Demokratik Kongo mengatakan serangkaian ledakan di gudang senjata di ibukota – Brazzaville – telah menewaskan sekitar 200 orang dan melukai 200 lainnya.

Pihak berwenang mengatakan gudang senjata yang terletak di tepi Sungai Kongo, terbakar Minggu dini hari, menyebabkan sejumlah ledakan kuat. Ledakan itu merobohkan atap dan menimbulkan asap tebal, yang menyebabkan kepanikan warga hingga lari ke jalan-jalan. Petugas keselamatan bergegas membawa korban luka-luka ke rumah sakit, dimana para keluarga telah berkumpul untuk mencari anggota keluarga mereka yang hilang.

Belum jelas apa yang menyebabkan kebakaran, tetapi para pejabat mengatakan insiden itu tampaknya tidak disengaja.

Seorang pejabat Konsulat Tiongkok di Brazzaville mengatakan kepada kantor berita Xinhua bahwa sedikitnya empat warga Tiongkok tewas dan puluhan lainnya luka-luka. Duan Jinzhu dikutip sebagai mengatakan pihak kedutaan masih berupaya memperoleh lebih banyak informasi tentang korban tewas.

Kantor berita Xinhua melaporkan, para pekerja itu merupakan bagian dari Beijing Construction Engineering Group di Republik Demokratik Kongo.

Ledakan juga mengguncang Kinshaha, ibukota Republik Demokratik Kongo yang terletak di seberang Sungai Kongo. Menurut saksi, ledakan menimbulkan kepulan asap tebal yang dapat dilihat dari Kinshasa.

XS
SM
MD
LG