Tautan-tautan Akses

Ledakan Bom Mobil Saat Libur Idul Fitri di Irak, 61 Tewas


Seorang anak laki-laki mengamati daerah sekitarnya yang hancur pasca serangan bom mobil di wilayah Shaab, utara Baghdad (11/8).

Seorang anak laki-laki mengamati daerah sekitarnya yang hancur pasca serangan bom mobil di wilayah Shaab, utara Baghdad (11/8).

Sedikitnya 61 orang tewas dalam serangkaian ledakan bom mobil di Irak, yang tampaknya merupakan serangan terkoordinasi terhadap warga yang merayakan berakhirnya bulan Ramadan.

Pejabat-pejabat Irak mengatakan sebagian besar ledakan hari Sabtu terjadi pada siang hari. Para penyerang menarget pasar-pasar yang sibuk, café dan tempat-tempat dimana keluarga berkumpul untuk menandai hari raya Idul Fitri. Polisi mengatakan sedikitnya 150 orang lainnya luka-luka.

Aksi kekerasan meluas di seluruh Irak sejak bulan April lalu ketika pemerintah yang dipimpin kelompok Syiah melancarkan penumpasan berdarah pada kamp demonstran kelompok Sunni.

Pekan lalu Wakil Presiden Amerika Joe Biden menelfon Perdana Menteri Irak Nouri Al-Maliki untuk menyampaikan belasungkawa Amerika kepada para korban kekerasan sektarian. Joe Biden merujuk pada lebih dari seribu korban tewas pada bulan Juli – bulan paling mematikan sejak tahun 2008.

Kementerian Dalam Negeri Irak telah memperingatkan bahwa negara itu kini menghadapi perang terbuka, pada saat kelompok Sunni berupaya merebut momentum dalam perjuangan mereka melawan pemerintah yang dipimpin kelompok Syiah.

Dalam serangan hari Sabtu, polisi mengatakan tujuh orang tewas ketika sebuah bom mobil meledak di sebuah pasar di pinggiran kota Baghdad. Ledakan serupa di kota Tuz Khormato – sekitar 175 kilometer di Baghdad bagian utara – menewaskan sedikitnya delapan orang.
XS
SM
MD
LG