Tautan-tautan Akses

Serangan Bom di Kampanye Partai Islamis Pakistan, 9 Tewas


Salah seorang korban luka-luka akibat ledakan di lokasi kampanye partai Islamis Jamiat Ulema-e-Islam dirawat di rumah sakit Peshawar, Pakistan (6/5).

Salah seorang korban luka-luka akibat ledakan di lokasi kampanye partai Islamis Jamiat Ulema-e-Islam dirawat di rumah sakit Peshawar, Pakistan (6/5).

Bom meledak di sebuah pasar ketika seorang calon dari sebuah partai Islamis sedang berkampanye di kota Hangu, Pakistan, menewaskan sedikitnya 9 orang, Selasa (7/5).

Serangan bom bunuh diri telah menewaskan sedikitnya sembilan orang dan melukai 35 lainnya di Pakistan Baratlaut. Ini merupakan serangan ke-dua terhadap calon-calon partai Islamis dalam beberapa hari belakangan.

Polisi mengatakan serangan terjadi sewaktu konvoi Sayed Janan, calon dari partai Jamiat Ulema-e-Islam, bergerak melewati sebuah pasar di kota Hangu. Belum jelas apakah Janan luka-luka.

Secara terpisah, sebuah bom pinggir jalan, juga di Pakistan Baratlaut, menewaskan lima orang, termasuk saudara kandidat dari Partai Rakyat Pakistan, Zamin Khan, yang sedang berkampanye.

Meskipun belum ada yang mengaku bertanggungjawab atas serangan hari Selasa, Taliban Pakistan menyatakan berada di balik serangan sehari sebelumnya terhadap seorang anggota partai sayap kanan Jamiat Ulema-e-Islam, Munir Orakzai. Orakzai lolos dengan luka ringan, tetapi sedikitnya 23 orang tewas.

Sebagian besar serangan-serangan yang terkait pemilu menarget partai-partai sekuler Pakistan. Berbagai kekerasan menewaskan lebih dari 90 orang sejak kampanye dimulai pada bulan April. Tetapi Taliban menarget para anggota partai Jamiat Ulema-e-Islam karena partai itu sempat beraliansi politik sebentar dengan pemerintah terdahulu Pakistan.

Rakyat Pakistan akan memilih pemerintah baru pada hari Sabtu. Pemilu ini akan menandai pertama kalinya pergantian kekuasaan dari pemerintahan sipil ke pemerintahan sipil lainnya dalam sejarah negara itu.
XS
SM
MD
LG