Tautan-tautan Akses

Ledakan Bom Bunuh Diri di Pakistan, 18 Tewas


Peta wilayah Pakistan dan letak kota Peshawar.

Peta wilayah Pakistan dan letak kota Peshawar.

Ledakan bunuh diri di Mardan, Pakistan, telah menewaskan paling sedikit 18 dan melukai lebih dari 20 orang.

Ledakan di kota di sebelah barat laut Islamabad itu terjadi di luar pintu kantor pemerintah yang bernama Badan Pendaftaran dan Database Nasional atau NADRA, yang bertanggung jawab mengeluarkan kartu penduduk nasional.

Wakil Inspektur Jenderal Mardan, Saeed Wazir, mengatakan kepada media setempat penyerang menaiki sepeda motor dan meledakkan bom rompinya ketika menabrak gerbang. Ia menambahkan bahwa pihak berwenang telah mengidentifikasi mayat pembom dan penyelidikan sedang diadakan.

Petugas pertama telah tiba di tempat itu dan memindahkan orang yang luka ke rumah sakit di dekatnya. Daerah sekitar ledakan telah ditutup.

Pemerintah telah menyatakan keadaan darurat. Para saksi mata melaporkan melihat sisa mayat manusia berserakan sekitar tempat ledakan. Sebagian yang luka dalam keadaan gawat yang menimbulkan kekhawatiran jumlah korban jiwa mungkin akan meningkat.

Jamaat ul Ahrar, anggota koalisi kelompok Islamis anti-pemerintah bernama Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP), telah mengaku bertanggung jawab atas pemboman itu.

Dalam pernyataan yang dikirim kepada VOA, juru bicara kelompok itu mengatakan mereka menyerang kantor NADRA karena badan itu adalah bagian dari perang anti-terorisme Pakistan.

Tetapi juru bicara TTP utama, Mohammad Khorasani, dalam pernyataan terpisah kepada VOA mengatakan koalisi itu tidak terlibat dalam pemboman Mardan karena “menyerang kaum sipil bukan kebijakan kami.”

TTP telah melancarkan pemberontakan dengan kekerasan yang menewaskan ribuan warga Pakistan dalam beberapa tahun ini.

Dalam pernyataan yang dikirim kepada wartawan sebelumnya hari Selasa, TTP mengaku bertanggungjawab atas serangan bunuh diri dan lain-lain dalam tahun 2015 yang menewaskan hampir 700 orang di Pakistan. Pernyataan itu menambahkan bahwa sebagian besar yang tewas terkait dengan lembaga keamanan dan politik. Koalisi militant itu sudah diketahui sering membesar-besarkan jumlah korban jiwa.

Para pejabat Pakistan mengatakan operasi kontra-pemberontakan mereka yang terutama terpusat pada daerah-daerah suku terpencil di perbatasan Afghanistan telah menghancurkan sarana-sara pelatihan teroris, yang menghasilkan pengurangan 70 persen kekerasan di seluruh negara itu. [gp]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG