Tautan-tautan Akses

Latihan Militer Filipina-AS Dihadiri Jepang Sebagai Peninjau


Pejabat militer Filipina dan AS berpose seusai upacara pembukaan latihan militer bersama 2016 di Balikatan Camp Aguinaldo, Quezon city, Manila Filipina (4/4).

Pejabat militer Filipina dan AS berpose seusai upacara pembukaan latihan militer bersama 2016 di Balikatan Camp Aguinaldo, Quezon city, Manila Filipina (4/4).

Walaupun mitra-mitra Filipina di kawasan itu, yang mengecam kegiatan China di Laut China Selatan, mulai memainkan peranan yang lebih menonjol, para pejabat telah menekankan bahwa latihan itu tidak ditujukan terhadap negara manapun.

Latihan militer bersama tahun ini antara Filipina dan Amerika Serikat sedang berlangsung dan pasukan pertahanan dalam-negeri Jepang meninjaunya untuk pertama kalinya dan banyak pasukan Australia turut dalam beberapa kegiatan operasi khusus.

Walaupun mitra-mitra Filipina di kawasan itu, yang mengecam kegiatan China di Laut China Selatan, mulai memainkan peranan yang lebih menonjol, para pejabat telah menekankan bahwa latihan itu tidak ditujukan terhadap negara manapun.

Direktur latihan Filipina, Laksamana Muda Alexander Lopez, mengulangi pesan itu kepada para wartawan setelah upacara pembukaan. Ia mengatakan Filipina mempunyai angkatan bersenjata yang paling lemah di kawasan ini dan Amerika sebagai saudara tua menolong Filipina.

Lopez mengatakan Manila menyambut baik latihan dengan teknologi canggih Amerika.

Letnan Jenderal Marinir Amerika John Toolan, yang memimpin pasukan Amerika dalam latihan itu, mengatakan Washington menghendaki kestabilan di kawasan ini, termasuk penghindaran krisis di Laut China Selatan. Ia mengatakan pemahaman mengenai apa yang sedang terjadi di laut adalah aspek yang sangat penting latihan tersebut.

Para pejabat dari kedua negara mengatakan mereka juga ingin memperkuat tanggapan bantuan kemanusiaan dan bencana. [gp]

XS
SM
MD
LG