Tautan-tautan Akses

Laksamana Mullen: AS dan Tiongkok Harus Kerjasama di Asia-Pasifik


Laksamana AS Mike Mullen saat berbicara kepada mahasiswa Universitas Renmin di Beijing (10/7).

Laksamana AS Mike Mullen saat berbicara kepada mahasiswa Universitas Renmin di Beijing (10/7).

Petinggi militer AS Laksamana Mike Mullen berada di Beijing, lawatan pertama oleh seorang kepala staf militer AS sejak tahun 2007.

Kedua komandan tertinggi militer Amerika dan Tiongkok mengatakan mereka mengadakan pembicaraan “blak-blakan” hari Senin mengenai sengketa teritorial di Laut Cina Selatan serta berbagai isu penuh perdebatan lain.

Kantor berita resmi Xinhua mengutip kepala angkatan bersenjata Tiongkok Chen Bingde yang mengatakan keduanya juga membicarakan keamanan dunia maya, perkembangan militer Tiongkok serta perangai beberapa politisi Amerika terhadap Tiongkok.

Laksamana Mike Mullen berada di Beijing dalam lawatan empat hari, dalam lawatan pertama oleh seorang kepala staf militer Amerika sejak tahun 2007. Xinhua mengutip Chen yang mengatakan keduanya menemukan “banyak titik temu” tetapi “berbeda pendapat dalam isu-isu tertentu”.

Mullen mengatakan setelah tiba di Beijing hari Minggu bahwa ia khawatir mengenai sengketa Tiongkok dengan Filipina dan Vietnam terkait klaim teritori atas Laut Cina Selatan yang kaya sumber daya. Tiongkok mengatakan Amerika sebaiknya tidak ikut campur. Washington baru-baru ini kembali mengukuhkan komitmennya terkait kesepakatan pertahanan bersama Filipina.

Sebelumnya, pejabat tertinggi militer Amerika mengatakan, Amerika sedang memperkuat komitmennya pada kawasan Asia-Pasifik dan menambahkan, Amerika serta Tiongkok harus bekerja sama untuk menjamin keamanan regional.

Ini dikatakan oleh Laksamana Mike Mullen kepada mahasiswa Universitas Renmin di Beijing bahwa Amerika akan tetap menjadi kekuatan di Pasifik, dan mestinya jangan ada kesalah-pahaman antara Amerika dan Tiongkok, karena kawasan Asia–Pasifik punya banyak tantangan besar yang harus dihadapi bersama.

XS
SM
MD
LG