Tautan-tautan Akses

Kyrgyzstan Lebih Banyak Bangun Masjid pasca Runtuhnya Soviet


Muslim Kyrgyz melakukan shalat Jumat di sebuah masjid di ibukota Bishkek, Juli 2015 (foto: dok).

Muslim Kyrgyz melakukan shalat Jumat di sebuah masjid di ibukota Bishkek, Juli 2015 (foto: dok).

Setelah Kyrgyzstan merdeka dari Uni Soviet tahun 1991, Islam mulai mengakar kembali dan kini terdapat lebih dari 2.000 masjid di Kyrgyzstan.

Setelah Kyrgyzstan merdeka dari Uni Soviet tahun 1991, Islam mulai mengakar di negara kecil Asia Tengah yang mayoritas penduduknya Muslim tersebut. Kini terdapat lebih dari 2.000 masjid di Kyrgyzstan, dan sebagian besar dibangun dalam 25 tahun terakhir.

Dilmurod Urozov pada Pusat Pendidikan Islam di Jalal-Abad, Kyrgyzstan baratdaya, mengatakan peningkatan keyakinan beragama di kalangan penduduk adalah salah satu alasan utama melonjaknya jumlah masjid.

"Dibanding pada tahun 1990-an, jumlah orang yang shalat setiap hari naik beberapa kali lipat. Status sosial dan situasi keuangan orang-orang dan masyarakat juga naik."

Masjid-masjid baru, menurut Urozov, juga memperhitungkan kebutuhan dan preferensi orang-orang muda Muslim yang menginginkan tempat berwudhu dan ruang shalat yang lebih nyaman. [ka]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG