Tautan-tautan Akses

Kuba akan Sediakan Internet Publik di Warnet


Pemerintah Kuba akan mulai menyediakan internet bagi publik di warnet (foto: ilustrasi).

Pemerintah Kuba akan mulai menyediakan internet bagi publik di warnet (foto: ilustrasi).

Saat ini, akses Internet di Kuba hanya terbatas di tempat-tempat seperti hotel-hotel turis dengan biaya 8 dolar/jam dengan sambungan nirkabel yang terputus-putus.

Pihak berwenang Kuba hari Selasa mengatakan mereka akan mulai menyediakan akses Internet bagi publik di lebih dari 100 warnet diseluruh pelosok negara pulau itu, tetapi akses Internet di rumah-rumah masih sangat dibatasi.

Mulai 4 Juni, orang bisa mendaftar ke Etecsa, perusahaan telkom negara, guna mendapat akun sementara atau permanen untuk memakai salah satu dari ke-118 warnet itu, demikian menurut harian pemerintah Official Gazette.

Saat ini, akses Internet hanya terbatas di tempat-tempat seperti hotel-hotel turis dengan biaya delapan dollar per jam dengan sambungan nirkabel yang terputus-putus, perusahaan-perusahaan asing dan beberapa sektor bisnis dan pemerintah Kuba. Sambungan Internet lewat telpon di rumah-rumah jarang dan terbatas.

Menurut statistik pemerintah, hanya 2,9 persen rakyat Kuba mengatakan mereka memiliki akses ke Internet meskipun para pengamat asing memperkirakan angkanya 5 hingga 10 persen dengan memperhitungkan banyak yang tidak melapor.

Sejumlah orang mencemooh biaya di warnet yaitu 4 dolar 50 sen atau hampir 45.000 rupiah –mahal bagi rakyat Kuba yang gajinya berkisar 20 dollar per bulan ditambah sejumlah subsidi barang dan jasa.

Bahkan bagi orang yang sudah memiliki akses Internet, beberapa situs masih disensor karena hal-hal seperti pornografi atau konten yang tidak sesuai secara politik.
XS
SM
MD
LG