Tautan-tautan Akses

Krisis Utang Eropa Menjalar ke Spanyol dan Perancis


Para demonstran Spanyol melakukan unjuk rasa di Lapangan Puerta del Sol, Madrid menentang langkah reformasi ekonomi pemerintah (foto: dok).

Para demonstran Spanyol melakukan unjuk rasa di Lapangan Puerta del Sol, Madrid menentang langkah reformasi ekonomi pemerintah (foto: dok).

Kedua negara harus membayar suku bunga lebih tinggi saat menjual obligasi pemerintah untuk membiayai APBN mereka.

Krisis utang Eropa telah menjalar ke Spanyol dan Perancis hari Kamis, di mana kedua negara sekarang dipaksa membayar lebih tinggi untuk membiayai pemerintah mereka.

Spanyol, ekonomi ke-4 terbesar Eropa, menjual hampir 5 milyar dolar obligasi pemerintah hari Kamis dengan suku bunga 7 persen. Angka suku bunga yang sama yang dicapai obligasi Yunani, Irlandia, dan Portugal yang memaksa ke-3 negara tersebut memohon dana talangan.

Juga hari Kamis, obligasi pemerintah Perancis terjual dengan suku bunga lebih dari dua kali lipat suku bunga yang dibayar Jerman, walaupun kedua negara mempunyai peringkat kelayakan kredit tertinggi yang sama, yakni, AAA.

Pemerintah menjual obligasi kepada para penanam modal untuk memperoleh dana. Semakin tinggi suku bunga semakin tinggi pula biaya yang harus dibayar pemerintah kepada para pemegang obligasi ketika obligasi jatuh tempo atau harus dilunasi kembali.

Karena para penanam modal atau pemegang obligasi khawatir akan penyebaran krisis utang Eropa, harga-harga saham jatuh hari Kamis di London, Paris, dan Frankfurt. Harga-harga saham Amerika juga turun tajam hari Kamis.

Di Athena hari Kamis, para pemuda bertopeng melemparkan bom api terhadap polisi, yang membalas dengan gas air mata dan stun granat. Ini adalah demonstrasi besar pertama menentang pemerintahan koalisi baru Perdana Menteri Yunani Lucas Papademos. Pemerintahannya sedang berusaha untuk melakukan pemotongan anggaran, penghapusan pekerjaan dalam pemerintah, dan menaikkan pajak karena pemerintah berusaha menghindarkan kebangkrutan dengan kucuran kredit 11 milyar dolar dari dana talangan tahun lalu.

XS
SM
MD
LG