Tautan-tautan Akses

Krakatau Reunion Berbagi Panggung dengan Casiopea dari Jepang

  • Munarsih Sahana

Penampilan kelompok jazz asal Jepang Casiopea pada pergelaran Economics Jazz ke-21 Faskultas Ekonomika dan Bisnis UGM di Yogyakarta Sabtu malam 10/10 (foto: VOA/Munarsih).

Penampilan kelompok jazz asal Jepang Casiopea pada pergelaran Economics Jazz ke-21 Faskultas Ekonomika dan Bisnis UGM di Yogyakarta Sabtu malam 10/10 (foto: VOA/Munarsih).

Kelompok Jazz Indonesia "Krakatau Reunion" hari Sabtu malam (10/10) berbagi panggung dengan kelompok jazz legendaris asal Jepang "Casiopea 3rd" pada pergelaran Economics Jazz live ke-21 di Yogyakarta.

Promotor Economics Jazz Live, pergelaran musik jazz tahunan yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM, Tony Prasetyantono sengaja mempertemukan legenda kelompok jazz dari 2 negara, yaitu "Krakatau Reunion" dan "Casiopea 3rd".

Krakatau Reunion tampil dengan formasi 6 personil terdiri Indra Lesmana (keyboards), Dwiki Dharmawan (keyboards), Gilang Ramadhan (drums), Donny Suhendra (gitar), Prabudidharma (bass) dan Trie Utami sebagai vokalis. Namun, malam itu Indra Lesmana absen karena sedang dirawat di Rumah Sakit.

Sedangkan Casiopea 3rd terdiri Issei Noro (gitar), Akira Jimbo (drums), Yoshihiro Naruse (bass) dan Kiyomi Otaka (keyboards).

"Genre-nya memang sama jadi sengaja dipasin gitu. Meskipun saya banyak dikomplain orang lain karena kita biasanya menampilkan musisi muda sehingga ada kombinasi. Tetapi kami berfikir lain dan ini pas banget momen-nya pas Krakatau Reuni dan Casiopea bisa kita undang. Mereka sama-sama mengusung apa yang disebut sebagai fusion jazz ya, pertengahan tahun 1980an sampai 1990an. Saya bangga sekali karena pertemuan itu tidak di Jakarta atau kota besar lainnya, tetapi di Yogyakarta,” papar Tony Prasetyantono.

Berbagi panggung dengan grup Casiopea membanggakan Dwiki Dharmawan. Sebab puluhan tahun yang lalu ia tampil dalam festival musik di Tokyo dengan juri para personil Casiopea.

“Kami pernah bertemu 30 tahun yang lalu, saya masih mengikuti festival waktu itu di Tokyo, jurinya pak Isei Noro dan pak Akira Jimbo ini. Jadi ini merupakan momen yang luar biasa, dan kita bernostalgia juga tentu dengan para tamu ini,” ujar Dwiki.

Penampilan Kelompok jazz Indonesia "Krakatau Reunion" tanpa Indra Lesmana pada pergelaran Economics Jazz ke-21 di Yogyakarta (foto: VOA/Munarsih).

Penampilan Kelompok jazz Indonesia "Krakatau Reunion" tanpa Indra Lesmana pada pergelaran Economics Jazz ke-21 di Yogyakarta (foto: VOA/Munarsih).

Krakatau Reunion membawakan lagu-lagu dari album baru yang segera beredar serta hit lama yang akrab di telinga penonton seperti; Kembali Satu, Dirimu Kasih, Cita Pasti dan Kau Datang.

Sementara, vokalis Krakatau Trie Utama masih tampil dengan suaranya yang bening, melengking membawakan sejumlah lagu dengan nada tinggi termasuk La Samba Primadona.

Penampilan Casiopea di panggung Economics Jazz live adalah yang kedua kalinya setelah tahun 2013. Kali ini mereka membawakan lagu-lagu lama seperti Catch The Wind, Feel Like A Child, Days of Future serta Fight Man.

Awalnya mereka membawakan sejumlah lagu berurutan dan terkesan bermain dengan sangat formal. Lalu, Issei Noro tiba-tiba menarik perhatian penonton dengan membaca text bahasa Indonesia yang sudah disiapkan. Ia antara lain mengatakan menyelipkan lagu baru dari album Casiopea yang berjudul Asobo yang berarti bermain-main.

Casiopea tampil semakin akrab dengan penonton ketika satu-persatu musisi berimprovisasi dengan alat musicnya, mulai Kiyomi Otaka, satu-satunya pemain perempuan, disusul oleh Akira Jimbo yang bermain drum dan berinteraksi dengan tepuk tangan penonton. Puncaknya, Yoshihiro Naruse turun dari panggung dan berbaur dengan penonton dan mengajak mereka bermain bass bersama.

Vokalis Krakatau Reunion Trie Utami dan pemain bass Pra Budidharma pada [pergelaran EConomics Jazz ke-21 di Yogyakarta Sabtu malam 10 Oktober (foto: VOA/Munarsih).

Vokalis Krakatau Reunion Trie Utami dan pemain bass Pra Budidharma pada [pergelaran EConomics Jazz ke-21 di Yogyakarta Sabtu malam 10 Oktober (foto: VOA/Munarsih).

Sementara itu, Trie Utami berulang kali menyebutkan bahwa keenam personil Krakatau Reunion adalah keluarga, dan penonton adalah keluarga besarnya.

"Hari ini kita melihat sebagai satu keluarga bahwa tidak hanya kami yang berenam sebagai keluarga tetapi siapapun yang pernah menyertakan lagu-lagu Krakatau didalam perjalanan hidupnya maka mereka ini menjadi bagian dari keluarga Krakatau,” kata Trie Utami.

Sejumlah kelompok dan pemain jazz kelas dunia seperti Dave Koz, Lee Ritenhour, David Benoit, Phil Perry dan Michael Paulo asal Amerika Serikat pernah tampil pada Economics Jazz live ini.

XS
SM
MD
LG