Tautan-tautan Akses

Tingkat Kerusakan Kota Kuno di Irak oleh ISIS Sangat Parah


Tentara Irak di depan bagian situs kuno Nimrud yang dihancurkan kelompok Negara Islam (ISIS) di arah tenggara Mosul, Irak (16/11). (AP/Hussein Malla)

Tentara Irak di depan bagian situs kuno Nimrud yang dihancurkan kelompok Negara Islam (ISIS) di arah tenggara Mosul, Irak (16/11). (AP/Hussein Malla)

Situs itu aman selama puluhan tahun sampai tahun lalu ketika ISIS menghancurkannya, menyebutnya sebagai "tidak Islami".

Setelah pasukan Irak yang didukung AS memukul mundur kelompok Negara Islam (ISIS) dari Nimrud awal pekan ini, mereka menemukan situs arkeologi dari kota kuno Asiria menjadi puing-puing.

Dalam beberapa bulan sebelum Irak maju menyerang, ISIS menghancurkan patung-patung, menggilas istana yang berumur sekitar 3.000 tahun, dan menghancurkan sebagian besar sisa-sisa ziggurat, yang pernah menjadi salah satu bangunan tertinggi peninggalan dari abad ke-9.

Tingkat kerusakan Nimrud begitu besar sehingga "sulit untuk percaya bisa dipulihkan," kata Sermed Alwan, seorang arkeolog Irak, kepada VOA.

Terletak sekitar 30 kilometer di tenggara Mosul, Nimrud adalah nama alkitabiah yang diberikan pada zaman modern untuk Kalhu, ibukota kekaisaran Asyur tahun 1350-610 SM. Kota yang berusia hampir 3.000 tahun itu adalah kekayaan terkubur yang terlupakan selama berabad-abad sampai tahun 1849 ketika para arkeolog pertama mulai menggali situs itu.

"Ini adalah kota terpenting dalam sejarah Mesopotamia setelah Babel, ibukota peradaban Babilonia," kata Alwan.

Kota ini memiliki "makna khusus dalam peradaban manusia, karena itu adalah ibukota salah satu kerajaan paling kuno dan kuat dalam sejarah manusia," katanya. Dan memiliki "kepentingan Alkitab, yang disebut sebagai ibukota penawanan Asyur atau pengasingan Asyur, zaman sejarah Israel kuno dan Yehuda yang menjadi pemukiman beberapa ribu warga Samaria kuno yang ditawan oleh Asyur."

Situs itu aman selama beberapa dasawarsa sampai tahun lalu ketika ISIS menghancurkannya, menyebutnya sebagai "tidak-Islami".

ISIS merilis sebuah video pada April 2015 yang menunjukkan seorang pria meledakkan situs itu, menghancurkan dinding kuno dengan bor listrik, dan menghancurkan peninggalan, gambar, dan artefak lainnya. Foto satelit yang diambil oleh mitra koalisi AS menunjukkan Nimrud dihancurkan secara bertahap sejak September. [ps/al]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG