Tautan-tautan Akses

AS

Kondisi Kota Baltimore di AS Berangsur Normal pasca Kerusuhan


Polisi masih berjaga di pertokoan di kota Baltimore, Maryland yang sebelumnya dilanda kerusuhan disertai penjarahan, Rabu (29/4).

Polisi masih berjaga di pertokoan di kota Baltimore, Maryland yang sebelumnya dilanda kerusuhan disertai penjarahan, Rabu (29/4).

Keadaan di kota Baltimore, Maryland mulai normal hari Rabu (29/4), dengan sekolah kembali dibuka dan sebagian jalan penuh kendaraan para pekerja.

Polisi kota melaporkan bahwa "Baltimore stabil." Hanya 10 orang ditangkap selama malam pertama jam malam 7 jam yang diberlakukan Selasa.

Polisi dan tentara Garda Nasional membubarkan demonstran saat beberapa di antaranya mencemooh dan melemparkan botol ke arah mereka. Berbeda dengan kerusuhan dan penjarahan hari Senin.

Dua hari yang lalu, orang-orang yang mengamuk turun ke jalan-jalan di lingkungan yang miskin, bukan hanya untuk memprotes pengangguran yang tinggi dan perlakuan polisi terhadap mereka, tetapi juga kematian Freddie Gray yang tidak jelas sebabnya. Pria kulit hitam berusia 25 tahun itu meninggal akibat cedera tulang belakang saat dalam tahanan polisi.

Dalam sebuah wawancara hari Rabu dengan pembawa acara televisi Steve Harvey, Presiden AS Barack Obama mengatakan, kerusuhan Baltimore menunjukkan bahwa dinas kepolisian perlu membangun kepercayaan lebih besar di lingkungan kulit hitam.Katanya, dia ikut bersimpati pada polisi Baltimore yang cedera dalam usaha memadamkan kerusuhan Senin lalu, di mana mobil polisi dan toko-toko dibakar dan dijarah.

Obama memuji polisi Baltimore karena bisa "menahan diri" dan mengatakan "tidak ada alasan" untuk kerusuhan itu.

XS
SM
MD
LG