Tautan-tautan Akses

Korea Utara Tawarkan Pebisnis Korea Selatan Inspeksi Kaesong


Pintu masuk di kompleks industri Kaesong yang hingga kini masih ditutup (foto: dok).

Pintu masuk di kompleks industri Kaesong yang hingga kini masih ditutup (foto: dok).

Kementerian Unifikasi Korea Selatan mengatakan Korea Utara menyampaikan tawaran itu hari Rabu (3/7) di desa gencatan senjata Panmunjom.

Korea Selatan mengatakan Korea Utara membuat sebuah tawaran mencengangkan yang memperbolehkan pebisnis Korea Selatan meninjau peralatan mereka di kompleks perindustrian bersama yang sudah ditutup di sisi utara perbatasan antar kedua Korea.

Kementrian Unifikasi Korea Selatan mengatakan Korea Utara menyampaikan tawaran itu Rabu melalui telepon hotline di desa gencatan senjata Panmunjom. Tawaran Korea Utara melalui telepon itu mengaktifkan kembali saluran komunikasi di Utara, yang sebagian besar telah dibekukan selama ketegangan antar kedua negara beberapa bulan terakhir ini.

Kompleks perindustrian Kaesong telah ditutup sejak bulan April lalu, ketika Korea Utara menarik pekerja-pekerjanya dan menutup akses bagi perusahaan-perusahaan milik Korea Selatan yang menggunakan kompleks itu untuk memproduksi barang-barang industri dengan memanfaatkan tenaga kerja murah Korea Utara.

Rabu pagi – kalangan bisnis Korea Selatan menyerukan agar Seoul berunding dengan Pyongyang mengenai pembukaan kembali kompleks itu. Juru bicara Asosiasi Korporasi Kompleks Industri Kaesong – Yoo Chang-Guen memberitahu VOA bahwa perusahaan-perusahaan itu ingin melindungi investasi mereka.

Asosiasi Korea Selatan itu mengatakan pihaknya tidak berniat mundur secara penuh dari Kaesong, tetapi perlu merelokasi peralatan ke Korea Selatan atau negara-negara ketiga untuk mencegah kerusakan pada musim hujan ini.

Seoul mengatakan pihaknya mempertimbangkan tawaran Korea Utara untuk mengijinkan para pebisnis mengunjungi Kaesong. Belum ada keterangan apakah kompleks itu akan dibuka kembali.
XS
SM
MD
LG