Tautan-tautan Akses

Korut Tahan Mahasiswa AS atas Tuduhan Kejahatan Melawan Negara


Seorang tentara berjaga di pintu "War Museum" di Pyongyang, Korea Utara saat dikunjungi oleh para wartawan asing, 9 Oktober 2015 (Foto: dok).

Seorang tentara berjaga di pintu "War Museum" di Pyongyang, Korea Utara saat dikunjungi oleh para wartawan asing, 9 Oktober 2015 (Foto: dok).

KCNA tidak membeberkan kejahatan yang dituduhkan terhadap mahasiswa itu, tetapi menyatakan tindakannya “ditoleransi dan dimanipulasi oleh pemerintah Amerika.”

Korea Utara menyatakan telah menahan seorang mahasiswa Amerika yang dicurigai melakukan “tindakan bermusuhan terhadap negara” yang tidak dirincinya.

Kantor berita Korea Utara KCNA menyatakan mahasiswa yang disebut bernama Otto Frederick Warmbier dari University of Virginia itu memasuki Korea Utara sebagai turis dengan tujuan untuk “menghancurkan keutuhan negara.”

KCNA tidak membeberkan kejahatan yang dituduhkan terhadap mahasiswa itu, tetapi menyatakan tindakannya “ditoleransi dan dimanipulasi oleh pemerintah Amerika.” KCNA tidak merincinya, tetapi mengatakan penyelidikan sedang berlangsung.

Menurut halaman LinkedIn-nya, Warmbier adalah mahasiswa S-1 di University of Virginia. Ia ditangkap pada 2 Januari lalu sewaktu sedang mengikuti tur di Korea Utara yang diselenggarakan oleh Young Pioneer Tours, sebut kantor berita Reuters. Biro wisata itu menyatakan berusaha sebisa mungkin untuk memastikan pembebasan Warmbier.

Reuters juga mengutip seorang pejabat di Kedutaan Amerika di Seoul yang mengatakan Washington mengetahui tentang laporan penangkapan tersebut.

Korea Utara telah menahan beberapa warganegara Amerika dalam beberapa tahun ini, kebanyakan mereka adalah wartawan, mahasiswa atau warga Kristen yang dituduh menyebarkan agama. Kebanyakan tahanan dibebaskan, seringkali setelah kunjungan seorang pejabat atau mantan pejabat Amerika ke negara itu.

Bulan lalu, Korea Utara menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup dengan kerja keras atas tuduhan subversi terhadap seorang pastor Kanada berusia 60 tahun. CNN melaporkan sebelumnya bulan ini bahwa Pyongyang juga menahan seorang lelaki Amerika keturunan Korea yang dicurigai melakukan spionase dan mencari rahasia negara. [uh]

XS
SM
MD
LG