Tautan-tautan Akses

Korea Utara Kecam Korea Selatan dan akan Teruskan Kebijakan Nuklir


Menhan Korea Selatan Kim Kwan-jin (kanan) dan Menhan AS Chuck Hagel dalam konferensi pers di Seoul (2/10/2013). Keduanya menandatangani perjanjian untuk mengantisipasi ancaman nuklir Korea Utara.

Menhan Korea Selatan Kim Kwan-jin (kanan) dan Menhan AS Chuck Hagel dalam konferensi pers di Seoul (2/10/2013). Keduanya menandatangani perjanjian untuk mengantisipasi ancaman nuklir Korea Utara.

Badan pertahanan tertinggi Korea Utara mengecam presiden Korea Selatan Park Geun-hye, dan mengatakan Pyongyang akan terus menjalankan kebijakannya mengenai senjata nuklir.

Jurubicara Komisi Pertahanan Nasional Korea Utara merujuk presiden Korea Selatan dengan namanya saja, tanpa menyebut jabatannya.

Park pekan ini mengatakan, upaya Pyongyang mengembangkan senjata nuklir dan menggalakkan perekonomiannya tidak akan berhasil.

Jurubicara Pyongyang mengatakan, program nuklirnya merupakan penangkal penting untuk mencegah serangan nuklir.

Hari Rabu, Menteri Pertahanan Amerika Serikat Chuck Hagel dan Menteri Pertahanan Korea Selatan Kim Kwan-jin menandatangani perjanjian untuk membangun penangkal yang lebih kuat terhadap ancaman senjata nuklir Korea Utara. Hagel mengatakan, perjanjian itu menggarisbawahi keprihatinan mengenai program nuklir dan balistik, kegiatan proliferasi, dan senjata kimia Korea Utara.
XS
SM
MD
LG