Tautan-tautan Akses

Korsel Prihatin Ancaman Korut


Presiden Korsel Park Geun-hye mengatakan Seoul akan menanggapi tegas provokasi Korea Utara (foto: dok).

Presiden Korsel Park Geun-hye mengatakan Seoul akan menanggapi tegas provokasi Korea Utara (foto: dok).

Ancaman terus-menerus dari Korea Utara membuat Presiden Korea Selatan prihatin dan frustrasi.

Dalam pidato hari Jumat kepada para kadet militer yang baru lulus, Presiden Korsel Park Geun-hye mengatakan dia akan "menanggapi tegas provokasi Korea Utara." Dia menyebut situasi keamanan saat ini "sangat serius."

Jumat pagi, Korea Utara mengumumkan akan membatalkan pakta non-agresi dengan Korea Selatan pada hari Senin 11 Maret. Korea Utara juga mengatakan telepon hotline dengan Seoul, yang sudah eksis lebih dari empat dekade, akan diputus.

Ancaman Pyongyang itu muncul setelah Dewan Keamanan PBB dengan suara bulat hari Kamis menyetujui sanksi baru terhadap Korea Utara, sebagai tanggapan atas uji coba nuklir terbarunya.

Resolusi DK PBB yang meyetujui berbagai sanksi terhadap pemerintah Korea Utara itu memperoleh dukungan penting dari Tiongkok, sekutu lama Korea Utara.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG