Tautan-tautan Akses

Korsel: Dialog dan Sanksi Tidak Cukup Hentikan Nuklir Korut


Presiden Korea Selatan, Lee Myung-bak (Foto: dok).

Presiden Korea Selatan, Lee Myung-bak (Foto: dok).

Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak memperingatkan bahwa dialog dan sanksi-sanksi tidak akan cukup untuk meyakinkan Korea Utara untuk menghentikan program senjata nuklirnya.

Berbicara dalam pertemuan para pejabat tinggi di Seoul, Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak yang akan meletakkan jabatan mengatakan hanya perubahan dalam kepemimpinan Korea Utara yang dapat menghilangkan ancaman Pyongyang yang bersenjata nuklir.

Kantor berita Perancis mengutip Lee mengatakan bahwa Korea Selatan bisa “membantu mengubah rakyat Korea Utara, jika bukan rezim Korea Utara.”

Pernyataan itu dikeluarkan setelah Korea Utara melakukan percobaan nuklir terbarunya hari Selasa, yang mendatangkan kemarahan dari masyarakat internasional dan meningkatkan ketegangan di semenanjung Korea itu.

Presiden Lee, yang telah mengambil sikap yang tegas mengenai Korea Utara, akan meletakkan jabatan dalam 10 hari. Ia akan menyerahkan kekuasan kepada Presiden terpilih Park Geun-hye, yang telah berjanji akan meningkatkan dialog dengan Pyongyang.
XS
SM
MD
LG