Tautan-tautan Akses

Korea Utara Tolak Tawaran Pembicaraan Korea Selatan


Seorang warga tengah menyaksikan berita aksi penembakan di perbatasan Korea Utara dan Selatan, menyusul peluncuran balon propaganda di wilayah tersebut (10/10), yang ditayangkan di televisi di stasiun kereta Seoul, Korea Selatan (Foto: dok).

Seorang warga tengah menyaksikan berita aksi penembakan di perbatasan Korea Utara dan Selatan, menyusul peluncuran balon propaganda di wilayah tersebut (10/10), yang ditayangkan di televisi di stasiun kereta Seoul, Korea Selatan (Foto: dok).

Kementerian Unifikasi Korea Selatan mengatakan, Korea Utara, Rabu (29/10), bersikeras bahwa pembicaraan tidak dapat dilangsungkan selama Korea Selatan tidak mencegah pengiriman selebaran anti-Korea Utara lewat udara.

Korea Utara menolak tawaran Korea Selatan untuk melanjutkan kembali pembicaraan tingkat tinggi, dengan alasan adanya kekecewaan atas selebaran-selebaran anti-Pyongyang yang dikirim melintas perbatasan oleh para aktivis Korea selatan.

Korea Selatan sebelumnya mengusulkan dialog tingkat tinggi itu, yang disepakati sebelumnya bulan ini, akan diadakan Kamis (30/10) besok di desa perbatasan Panmunjom.

Kementrian Unifikasi Korea Selatan mengatakan, Korea Utara, Rabu (29/10), bersikeras bahwa pembicaraan tidak dapat dilangsungkan selama Korea Selatan tidak mencegah pengiriman selebaran anti-Korea Utara lewat udara.

Juru bicara kementerian Lim Byeong-cheol mengatakan sungguh disayangkan pembicaraan tidak dapat dilanjutkan, namun Seoul tidak dapat menerima permintaan yang tidak bisa dibenarkan.

Para pejabat Seoul beralasan mereka tidak dapat secara hukum melarang para demonstran menggunakan hak kebebasan mengungkapkan pendapat.

Korea Utara telah berulangkali mengancam akan membatalkan dialog itu karena selebaran-selebaran yang dikirimkan melintasi perbatasan dengan menggunakan balon-balon besar.

XS
SM
MD
LG