Tautan-tautan Akses

Korea Utara Tolak Usul Korea Selatan Terkait Kaesong


Seorang warga Korea Utara berjalan di depan jalanan desa industri Kaesong, Korea Utara (24/4). Korut telah menolak usul Korsel terkait nasib kawasan industri bersama ini, meskipun telah melewati batas waktu yag ditetapkan Korsel, Jumat (26/4).

Seorang warga Korea Utara berjalan di depan jalanan desa industri Kaesong, Korea Utara (24/4). Korut telah menolak usul Korsel terkait nasib kawasan industri bersama ini, meskipun telah melewati batas waktu yag ditetapkan Korsel, Jumat (26/4).

Korea Utara telah menolak usul Korea Selatan untuk mengadakan pembicaraan mengenai zona industri bersama yang telah ditutup.

Seoul memberi kepada Pyongyang waktu 24 jam hari Kamis untuk menyetujui perundingan resmi guna memulai kembali operasi di kompleks Kaesong, dan memperingatkan bahwa Seoul akan memberi tanggapan keras sekiranya Pyongyang tidak menyetujui tawaran tersebut. Usul tersebut telah dijelaskan oleh jurubicara Kementerian Unifikasi Korea Selatan Kim Hyung-suk.

Beberapa jam setelah batas waktu berlalu hari Jumat, Pyongyang menolak tawaran itu dan memperingatkan bahwa Korea Utara akan terlebih dahulu mengambil tindakan keras sekiranya Selatan terus memperburuk keadaan di kota perbatasan itu.

Presiden Korea Selatan Park Geun-hye mengadakan rapat menteri yang terkait dengan keamanan hari Jumat (26/4), mengenai nasib kompleks Kaesong.

Korea Selatan diperkirakan akan menarik sisa warganya keluar dari zona Kaesong di Utara.

Operasi di kompleks industri Kaesong, tidak jauh di utara perbatasan, telah dihentikan sejak Korea Utara dengan marah menarik pekerjanya dan menghambat warga Korea Selatan memasuki pusat itu sebelumnya bulan ini.

Kira-kira 180 warga Korea Selatan masih berada disana dengan harapan bahwa produksi akan dapat dilanjutkan kembali, tetapi mereka diduga akan dengan cepat kehabisan pangan dan kebutuhan lain.
XS
SM
MD
LG