Tautan-tautan Akses

Korea Utara Selenggarakan Rapat Raksasa Anti Selatan


Salah satu rapat umum di ibukota Korea Utara, Pyongyang (foto: dok.).

Salah satu rapat umum di ibukota Korea Utara, Pyongyang (foto: dok.).

Lebih dari 100 ribu warga dan tentara ikut ambil bagian dalam rapat raksasa di Pyongyang, memprotes provokasi Korea Selatan.

Sebuah rapat raksasa berlangsung di Pyongyang Senin dan memprotes apa yang oleh negara komunis itu disebut sebagai “provokasi” oleh Korea Selatan.

Stasiun Radio Korea Utara mengatakan lebih dari 100 ribu warga dan tentara ikut ambil bagian dalam rapat raksasa yang dipimpin oleh pejabat partai senior dan militer.

Media resmi Korea Utara melaporkan bahwa sebuah pernyataan dari komando tertinggi Angkatan Darat dibacakan dalam rapat raksasa itu. Pernyataan itu mengecam kepemimpinan Korea Selatan dan Presiden Lee Myung Bak sebagai sebuah “kelompok pengkhianat yang tak ada tandingannya.”

Seorang Jenderal Angkatan Darat Korea Utara, Jang Jong Nam, dikutip sebagai mengatakan bahwa “yang tersisa antara Utara dan Selatan hanyalah penyelesaian fisik berupa tembak menembak.”

Dalam tahun-tahun terakhir, pemerintah militer Korea Utara, militer, media berita telah menerbitkan berbagai pernyataan dan artikel yang mengecam pemimpin Korea Selatan.

Hubungan antara kedua Korea telah memburuk sejak Presiden Lee menjabat di Korea Selatan pada 2008 dan menolak meneruskan pemberian bantuan kepada Utara yang miskin kecuali kalau pihak utara memperlihatkan kemajuan konkrit dalam pelucutan senjata nuklir.

XS
SM
MD
LG