Tautan-tautan Akses

Korea Utara Marah atas Penutupan Kaesong


Antrian kendaraan Korea Selatan dari kompleks kawasan industri Kaesong terlihat mendekati kantor pabean, imigrasi dan karantina dekat perbatasan di desa Panmunjom, Paju, Korea Selatan (11/2).

Antrian kendaraan Korea Selatan dari kompleks kawasan industri Kaesong terlihat mendekati kantor pabean, imigrasi dan karantina dekat perbatasan di desa Panmunjom, Paju, Korea Selatan (11/2).

Korea Utara menyatakan keputusan Korea Selatan untuk menghentikan operasi di sebuah kompleks industri yang dikelola bersama oleh kedua negara sebagai suatu “pernyataan perang.”

Komite Korea Utara untuk Reunifikasi Damai Korea mengeluarkan peringatan itu dalam pernyataan yang dilansir Kamis (11/2). Ini merupakan tanggapan pertama terhadap keputusan Seoul, Rabu (10/2) untuk menghentikan operasi di kawasan industri Kaesong, yang berlokasi 10 kilometer dari perbatasannya.

Para pekerja Korea Selatan mulai mengangkut peralatan keluar Kaesong Kamis pagi, jauh sebelum Pyongyang mengeluarkan pernyataannya.

Korea Utara memerintahkan semua warganegara Korea Selatan untuk meninggalkan kompleks itu, seraya menyatakan menyita seluruh materi yang ditinggalkan dan menetapkan Kaesong sebagai zona militer. Korea Utara juga menyatakan memutuskan seluruh komunikasi militer dengan Seoul, termasuk sambungan telepon langsung di desa gencatan senjata di perbatasan, Panmunjom.

Korea Selatan menyatakan menghentikan kegiatan di kompleks Kaesong untuk mencegah Pyongyang menggunakan penghasilan dari kawasan itu untuk mendanai pengembangan program misil dan nuklirnya.

Korea Utara meluncurkan sebuah roket jarak jauhnya hari Minggu dan menempatkan apa yang disebutnya sebagai sebuah “satelit observasi Bumi” ke orbit, hanya beberapa pekan setelah melakukan uji coba nuklirnya yang ke-empat. [uh]

XS
SM
MD
LG