Tautan-tautan Akses

Korea Utara Ancam Serangan Nuklir terhadap Amerika


Korea Utara Selasa (15/9) mengatakan telah memulai kembali operasi di fasilitas nuklir Yongbyon (foto: dok).

Korea Utara Selasa (15/9) mengatakan telah memulai kembali operasi di fasilitas nuklir Yongbyon (foto: dok).

Ancaman serangan nuklir itu menandai kembalinya retorika agresif Korea Utara untuk memperoleh konsesi politik dari Korea Selatan dan Amerika.

Korea Utara hari Selasa (15/9) mengatakan telah memulai kembali “operasi normal” di kompleks nuklir utamanya Yongbyon dan memperingatkan pihaknya siap menggunakan senjata nuklir terhadap Amerika Serikat “kapan saja.”

Pernyataan lewat kantor berita resmi KCNA itu disampaikan sementara Korea Utara juga mengancam akan menggunakan teknologi rudal balistik yang dilarang untuk meluncurkan satelit cuaca ke orbit.

Ancaman itu merupakan kembalinya retorika agresif yang sering digunakan oleh Korea Utara untuk memperoleh konsesi politik dari Korea Selatan dan Amerika Serikat, dua musuh utamanya.

“Semua fasilitas nuklir Yongbyon termasuk pabrik pengayaan uranium dan reaktor 5 megawat ditata ulang, diubah atau disesuaikan dan mulai beroperasi normal.” Demikian menurut KCNA.

Yongbyon adalah pusat yang menghasilkan bahan yang digunakan dalam tiga uji coba nuklir Korea Utara. Kompleks itu ditutup pada tahun 2007 sebagai bagian dari kesepakatan dengan Amerika, tapi beberapa bagiannya kemudian dioperasikan lagi.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG