Tautan-tautan Akses

Korea Selatan Ancam Teruskan Siaran Propaganda Lintas Batas


Presiden Korea Selatan Park Geun-hye di Seoul (Foto: dok).

Presiden Korea Selatan Park Geun-hye di Seoul (Foto: dok).

Juru bicara Kementerian Pertahanan Korea Selatan Kim Min-seok mengatakan Seoul melihat Korea Utara bersiap-siap untuk perang.

Presiden Korea Selatan, Park Geun-hye hari Senin menuntut agar Korea Utara mengubah sikap atas provokasi baru-baru ini, sementara pembicaraan tingkat tinggi antar-Korea yang sedang berlangsung tampaknya tidak dapat mencapai penyelesaian diplomatik dalam upaya mencegah perang di semenanjung itu.

Berbicara pada pertemuan dengan para pembantu utamanya Senin di Seoul, President Park mengatakan Korea Selatan akan meneruskan siaran propaganda lintas batas ke Utara jika Korea Selatan tidak mendapat respon yang diinginkan dari Pyongyang.

Seoul baru-baru melanjutkan siaran anti-Pyongyang di daerah perbatasan untuk pertama kalinya dalam lebih dari 10 tahun, menyusul insiden di mana mereka mengatakan Korea Utara menanam ranjau darat di sisi Selatan perbatasan zona demiliterisasi (DMZ) yang melukai dua tentara.

Pembicaraan darurat berlangsung di desa gencatan senjata Panmunjom di perbatasan antar-Korea mulai Sabtu tak lama setelah batas waktu yang ditetapkan Pyongyang bagi Seoul untuk menghentikan siaran.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Korea Selatan Kim Min-seok mengatakan Seoul melihat Korea Utara bersiap-siap untuk perang.

Negosiasi telah berlangsung tiga hari tanpa tanda-tanda kemajuan. Kedua belah pihak masing-masing diwakili oleh seorang pejabat militer berpangkat tinggi dan diplomat.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, mantan menteri luar negeri Korea Selatan, mendesak kedua belah pihak untuk "menggandakan" upaya mereka guna mencapai kompromi.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG