Tautan-tautan Akses

Presiden Korea Selatan Serukan Reuni Keluarga yang Terpisah oleh Perang Korea


Presiden Korea Selatan Park Geun-hye dalam sebuah upacara pemerintahan. (Foto: Dok)

Presiden Korea Selatan Park Geun-hye dalam sebuah upacara pemerintahan. (Foto: Dok)

Presiden Park Geun-hye mengatakan dia menghendaki reuni diadakan pada hari Tahun Baru China atau Imlek tanggal 31 Januari untuk “menyembuhkan hati yang luka.”

Presiden Korea Selatan menyerukan dilanjutkannya pertemuan keluarga-keluarga yang terpisah oleh Perang Korea, dan berjanji akan meningkatkan bantuan kemanusiaan untuk Korea Utara yang miskin itu.

Dalam jumpa pers Tahun Barunya yang ditayangkan televisi Senin (6/1), Presiden Park Geun-hye mengatakan dia menghendaki reuni diadakan pada hari Tahun Baru China atau Imlek tanggal 31 Januari untuk “menyembuhkan hati yang luka.”

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pekan lalu menyerukan perbaikan hubungan dengan negara tetangga tersebut dalam pidato Hari Tahun Barunya, yang juga mencakup ancaman perang nuklir.

Presiden Park menjawab Senin bahwa yang penting bukanlah kata-kata, tetapi tindakan dan kesungguhan. Dia mengatakan kepada para wartawan bahwa sejak eksekusi paman Kim Jong Un, Jang Sok Thaek bulan lalu, telah lebih sulit memperkirakan apa berikutnya yang mungkin akan dilakukan Korea Utara.

Korea Utara membatalkan satu babak reuni tahun lalu, dengan menyalahkan permusuhan dari Selatan.
XS
SM
MD
LG