Tautan-tautan Akses

Korea Selatan Peringatkan Provokasi dari Pyongyang


Orang-orang menyaksikansiaran televisi yang menayangkan uji coba peluncuran misil Korea Utara di sebuah stasiun kereta api di Seoul, Korea Selatan (4/3), March 4, 2014.

Orang-orang menyaksikansiaran televisi yang menayangkan uji coba peluncuran misil Korea Utara di sebuah stasiun kereta api di Seoul, Korea Selatan (4/3), March 4, 2014.

Sejak Kamis (27/2) lalu, Korea Utara telah menembakkan sedikitnya 11 rudal jarak pendek dan proyektil lainnya ke laut di lepas pantai timurnya.

Menteri Pertahanan Korea Selatan hari Rabu (5/2) memperingatkan bahwa Korea Utara mungkin akan melakukan uji coba nuklir atau rudal jarak jauh, setelah serangkaian peluncuran rudal jarak pendek yang dikecam oleh Seoul sebagai tindakan yang provokatif.

Menteri Pertahanan Kim Kwan-jin mengatakan kepada sebuah komisi parlemen bahwa pasukan Korea Selatan dan Amerika Serikat berada dalam keadaan waspada, dan dia "tidak bisa mengesampingkan kemungkinan" akan terjadinya uji coba nuklir dan rudal jarak jauh.

Sejak Kamis lalu, Korea Utara telah menembakkan sedikitnya 11 rudal jarak pendek dan proyektil lainnya ke laut di lepas pantai timurnya. Penembakan tersebut dipandang sebagai respon terhadap latihan militer bersama Amerika-Korea Selatan yang sedang berlangsung.

Seorang juru bicara militer Korea Utara hari Rabu menyebut uji coba itu rutin, sah, dan untuk tujuan pertahanan diri. Berbicara kepada kantor berita resmi KCNA, ia membantah peluncuran tersebut telah meningkatkan ketegangan.

Juru bicara itu malah menyalahkan Seoul dan Washington karena merusak stabilitas regional dan memperingatkan bahwa jika Korsel dan Amerika melakukan tindakan melampaui batas, rudal-rudal tersebut tidak akan lagi digunakan untuk pertahanan diri.
XS
SM
MD
LG