Tautan-tautan Akses

Korban Tewas akibat Topan Bopha di Filipina Hampir 400 Orang


Warga membersihkan sofa di luar rumah mereka yang hancur dihantam topan Bopha di Lembah Compostela, FIlipina Selatan (5/12).

Warga membersihkan sofa di luar rumah mereka yang hancur dihantam topan Bopha di Lembah Compostela, FIlipina Selatan (5/12).

Topan Bopha di FIlipina selatan menewaskan sedikitnya 325 orang dan ratusan orang dinyatakan hilang.

Para petugas pertolongan sedang mencari orang-orang yang masih hidup dan bergegas membawa bantuan darurat bagi seperempat juta orang yang kehilangan tempat tinggal setelah topan yang kuat menghantam Filipina Selatan, mengakibatkan hampir 400 orang warga tewas dan kemungkinan masih akan bertambah.

Orang-orang yang selamat dan kebingungan mencari anggota keluarga mereka yang hilang di antara deretan jenazah yang berlumpur, sementara lainnya memeriksa sisa-sisa rumah mereka yang dihancurkan oleh topan Bopha.

Banyak daerah masih belum dapat dimasuki hari Kamis, karena jalan-jalan yang rusak, jembatan-jembatan yang hancur dan listrik yang padam akibat badai yang mendatangkan angin kuat dan hujan lebat sejak Selasa lalu.

Pihak berwenang sedang mencari hampir 400 orang yang masih hilang dan berusaha untuk menyediakan pemondokan darurat bagi 250 ribu orang yang telah ditampung untuk sementara di sekolah-sekolah dan gedung-gedung pemerintah.

Departemen Luar Negeri Amerika telah menawarkan bantuan bencana dan menyampaikan dukacita atas kehancuran dan jatuhnya korban jiwa.

Pada hari Kamis, badai itu telah bergerak ke sebelah barat Filipina dan memasuki Laut Cina Selatan, dimana peramal cuaca mengatakan badai itu dapat mengarah ke Vietnam atau Tiongkok.
XS
SM
MD
LG