Tautan-tautan Akses

AS

Korban Tewas ke-8 Ditemukan di Apartemen New York


Warga berlarian karena ledakan dan gedung roboh di Harlem, New York (12/3). (AP/Jeremy Sailing)

Warga berlarian karena ledakan dan gedung roboh di Harlem, New York (12/3). (AP/Jeremy Sailing)

Sedikitnya sembilan lainnya masih hilang dan 63 orang cedera. Tetapi harapan menemukan korban yang masih hidup semakin menipis.

Para petugas pertolongan telah menemukan jenazah yang ke delapan dalam reruntuhan dua gedung apartemen kota New York yang dihancurkan oleh ledakan yang disebabkan kebocoran gas Rabu (12/3).

Sedikitnya sembilan lainnya masih hilang dan 63 orang cedera. Tetapi harapan menemukan korban yang masih hidup semakin menipis.

Walikota New York Bill de Blasio mengatakan para penyidik baru bisa menyimpulkan penyebab kebocoran gas itu setelah upaya penyelamatan selesai.

Sebagian keran utama gas di kota New York dibuat pada tahun 1800-an dan rawan terhadap kebocoran.

Penghuni sebuah gedung di dekatnya sempat menelepon para pejabat perusahaan energi Consolidated Edison untuk melaporkan adanya bau gas alam beberapa menit sebelum ledakan. Para pekerjanya tiba di gedung tersebut saat terlalu lambat untuk menyelidiki.

Polisi mengatakan tidak ada korban yang masih hilang dalam ledakan di dua bangunan apartemen itu. Namun, para petugas pemadam kebakaran mengatakan operasi penyelamatan akan dilanjutkan, untuk mencari korban selamat yang kemungkinan masih tertimbun di bawah reruntuhan.
XS
SM
MD
LG