Tautan-tautan Akses

Korban Tewas Akibat Gedung Ambruk di Bangladesh Lampaui 400


Anggota kepolisian mengawal Mohammed Sohel Rana, pemilik Rana Plaza yang ambruk minggu lalu, seusai menjalani pemeriksaan di Pengadilan Tinggi di Dhaka, Bangladesh (30/4).

Anggota kepolisian mengawal Mohammed Sohel Rana, pemilik Rana Plaza yang ambruk minggu lalu, seusai menjalani pemeriksaan di Pengadilan Tinggi di Dhaka, Bangladesh (30/4).

Pengadilan Tinggi Bangladesh meminta pihak berwenang membekukan aset pemilik gedung ambruk, Mohammed Sohel Rana, dan para pemilik pabrik garmen yang ditampung gedung tersebut.

Jumlah korban tewas akibat gedung pabrik garmen yang ambruk telah melampaui 400 orang, sementara ribuan orang berkumpul di Dhaka untuk melangsungkan demonstrasi hari buruh yang menuntut keselamatan kerja dan hukuman mati bagi pemilik bangunan itu.

Pengadilan Tinggi meminta pihak berwenang membekukan aset pemilik gedung itu, Mohammed Sohel Rana, dan para pemilik pabrik garmen yang ditampung gedung milik Rana, Selasa (30/4). Polisi mengatakan, mereka mengabaikan peringatan resmi untuk mengosongkan gedung itu setelah para pengawas menemukan adanya sejumlah retakan di gedung itu sebelum ambruk.

Pihak berwenang telah menangkap delapan orang, termasuk para teknisi yang merancang gedung itu.

Para pekerja penyelamat di Bangladesh kini menggunakan alat-alat berat untuk membersihkan lokasi. Para pejabat memperkirakan, jumlah korban akan meningkat karena ratusan orang masih dinyatakan hilang. Lebih dari 3.000 orang berada di dalam bangunan itu ketika ambruk.
XS
SM
MD
LG