Tautan-tautan Akses

Korban Jiwa Banjir di India, Pakistan Lampaui 400


Warga Pakistan mengungsi karena banjir ke Pindi Bhatian, 105 kilometer dari Lahore (8/9). (AP/K.M. Chaudary)

Warga Pakistan mengungsi karena banjir ke Pindi Bhatian, 105 kilometer dari Lahore (8/9). (AP/K.M. Chaudary)

Banjir tersebut telah membahayakan satu juta orang dan mengakibatkan ribuan orang kehilangan tempat tinggal.

Petugas penyelamat dari Pakistan dan India bergegas menyelamatkan ribuan orang yang terperangkap hujan lebat dan banjir bandang, yang telah menewaskan lebih dari 400 orang di kedua negara tersebut.

Pihak berwenang memperingatkan air bah akan terus datang dalam beberapa hari mendatang.

Banjir tersebut telah membahayakan satu juta orang dan mengakibatkan ribuan orang kehilangan tempat tinggal. Pasukan India dan Pakistan menggunakan perahu dan helikopter untuk mengantar pangan bagi keluarga yang terkurung oleh banjir dan mengungsikan korban.

Di Pakistan, sedikitnya 205 orang telah meninggal sementara 200 orang lainnya meninggal di wilayah India. Hampir 700 orang mengalami cedera akibat bencana banjir iru.

Ahmad Kamal, juru bicara Otoritas Pengelolaan Bencana Nasional Pakistan, mengatakan banjir tersebut sedang bergerak ke selatan negara itu. Ia mengatakan pengungsian direncanakan di beberapa daerah bagian selatan yang dapat segera kebanjiran.

Banjir itu menyebabkan kerugian besar bagi kedua negara yang dipisahkan oleh kawasan Kashmir di mana desa-desa, pangkalan militer dan beberapa rumah sakit ikut terendam banjir.

Beberapa bagian provinsi Punjab di Pakistan utara dan timur porak-poranda oleh banjir itu. Sebuah kecelakaan akibat hujan lebat menewaskan sekurangnya delapan orang di kota Lahore ketika atap sebuah masjid ambruk. Para pejabat mengatakan ribuan rumah rubuh sebagian atau seluruhnya karena hujan lebat dan banjir bandang.

XS
SM
MD
LG