Tautan-tautan Akses

Koran Suriah: Ratusan Pejuang Jihadis Asing Dukung Oposisi


Seorang pria mengendarai sepeda motornya melewati warga dan para pejuang pembebasan Suriah yang berjalan kaki di sebuah jalan di Deir al-Zor, 13 Maret 2013 (REUTERS/ Khalil Ashawi). Media pro-pemerintah Suriah, al-Watan, menuduh bahwa pejuang asing yang radikal telah bergabung dengan pemberontak yang berupaya menggulingkan Presiden Bashar al-Asaad dalam dua tahun belakangan (17/3).

Seorang pria mengendarai sepeda motornya melewati warga dan para pejuang pembebasan Suriah yang berjalan kaki di sebuah jalan di Deir al-Zor, 13 Maret 2013 (REUTERS/ Khalil Ashawi). Media pro-pemerintah Suriah, al-Watan, menuduh bahwa pejuang asing yang radikal telah bergabung dengan pemberontak yang berupaya menggulingkan Presiden Bashar al-Asaad dalam dua tahun belakangan (17/3).

Media pemerintah Suriah menyatakan ratusan pejuang jihadis asing telah menyusup ke negara itu dalam dua tahun belakangan, Minggu (17/3).

Surat kabar pro pemerintah Suriah, al-Watan, hari Minggu (17/3) menuduh bahwa para pejuang asing yang radikal telah bergabung dengan pemberontak yang berupaya menggulingkan Presiden Bashar Assad. Menurut mereka, para pejuang jihadis tersebut mendapat pelatihan di Amerika Serikat, Inggris dan Perancis, dan mendukung pihak oposisi.

Harian tersebut menyatakan ratusan pejuang jihadis bertanggungjawab atas merosotnya perekonomian Suriah dan hancurnya warisan budaya negara itu.

Pergolakan menentang pemerintahan otoriter Assad, yang dimulai pada Maret 2011, berubah menjadi perang saudara yang telah menewaskan lebih dari 70 ribu orang.

Rezim Assad menyatakan pemberontakan itu merupakan persekongkolan yang didukung negara-negara asing untuk menghancurkan Suriah dan menyebut pemberontak sebagai teroris.
XS
SM
MD
LG