Tautan-tautan Akses

Kontroversi Konstruksi Jalan, Wakil Mendagri Bolivia Mundur


Bentrokan antara polisi dan warga yang melancarkan aksi protes di La Paz, Bolivia (26/9).

Bentrokan antara polisi dan warga yang melancarkan aksi protes di La Paz, Bolivia (26/9).

Wakil Menteri Dalam Negeri Bolivia Marcos Farfan mundur dari jabatannya, menambah jumlah pejabat Bolivia yang mundur dan menentang kebijakan pemerintahan Presiden Bolivia Evo Morales.

Seorang lagi menteri kabinet Bolivia mundur sementara kritik meningkat terhadap cara pemerintahan Presiden Bolivia Evo Morales menangani aksi protes. Aksi tersebut telah berlangsung selama sebulan terhadap proyek jalan tol yang kontroversial karena membelah hutan tropis.

Menteri Dalam Negeri Sacha Llorenti adalah pejabat terbaru yang mundur, menanggapi tindakan keras polisi terhadap demonstran yang menentang proyek jalan itu.

Pejabat-pejabat mengatakan wakil menteri dalam negeri, Marcos Farfan, juga mundur hari Selasa dan bisa menjadi saksi dalam penyelidikan atas tindakan polisi. Direktur Imigrasi Maria Rene Quiroga juga mundur, menilai tindakan keras polisi itu "tidak bisa dimaafkan."

Hari Senin, Menteri Pertahanan Cecilia Chacon menyatakan mundur. Chacon tidak menyetujui keputusan pemerintah membubarkan ratusan demonstran yang telah berbaris menuju ibukota La Paz dari kota Trinidad sejak Agustus untuk menunjukkan tentangan mereka terhadap proyek jalan itu.

Presiden Morales menunda proyek pembangunan itu sampai referendum diadakan di dua propinsi yang akan terhubung jalan itu. Morales juga mengecam tindakan polisi terhadap demonstran dan berjanji akan melakukan penyelidikan.

Hari Minggu, polisi anti huru hara menembakkan gas air mata ke arah demonstran yang berkumpul di daerah Yucumo. Polisi menangkap beberapa demonstran, lalu membebaskan mereka setelah penduduk daerah itu menutup landasan pacu bandara guna mencegah pihak berwenang menerbangkan tahanan keluar dari daerah itu.

Menurut demonstran, proyek bernilai 415 juta dolar itu mengancam kawasan hutan tropis yang dilindungi dan bahwa hak mereka untuk mendapat pemberitahuan telah dilanggar.

XS
SM
MD
LG