Tautan-tautan Akses

Kongres Brazil Dukung Pemakzulan Presiden


Presiden Brazil Dilma Rousseff di Istana Planalto Palace di Brasilia, Brazil (12/4). (Reuters/Ueslei Marcelino)

Presiden Brazil Dilma Rousseff di Istana Planalto Palace di Brasilia, Brazil (12/4). (Reuters/Ueslei Marcelino)

Sosok yang nantinya akan menggantikan Rousseff adalah Wakil Presiden Michael Temer dari Gerakan Demokratis Brazil, yang dituduh Rousseff menjadi bagian gerakan untuk menggulingkannya.

Kongres Brazil telah memilih untuk mendukung proses pemakzulan Presiden Dilma Rousseff.

Majelis rendah Kongres hari Minggu malam (17/4) memilih untuk menyerahkan persoalan itu ke Senat, yang akan mempertimbangkan apakah akan menyeret Rousseff ke pengadilan.

Dua pertiga suara mayoritas, atau 342 dari 513 anggota, diperlukan untuk menyerahkan persoalan itu ke Senat.

Tentangan terhadap Rousseff telah meningkat dalam beberapa bulan belakangan. Dia dituduh menutup-nutupi kekurangan anggaran pemerintah tahun 2014 untuk meningkatkan peluangnya agar terpilih kembali dalam pemilu. Rousseff membantah tuduhan itu.

Para pengkritik menyalahkannya atas resesi ekonomi di negara itu dan skandal korupsi besar yang melibatkan perusahaan minyak milik negara Petrobras.

Pemimpin berusia 68 tahun itu pertama kali terpilih tahun 2010, kemudian terpilih lagi tahun 2014, melanjutkan kepemimpinan 13 tahun oleh Partai Pekerja yang bersayap kiri.

Sosok yang nantinya akan meneruskan masa jabatan presiden yang tinggal dua tahun lagi itu adalah Wakil Presiden Michael Temer dari Gerakan Demokratis Brazil, yang dituduh Rousseff menjadi bagian gerakan untuk menggulingkannya. [vm]

XS
SM
MD
LG