Tautan-tautan Akses

Pemerintah Kongo dan Pemberontak Gagal Tandatangani Perjanjian Damai


Warga di kota Bunagana, Kongo timur mengelu-elukan pasukan pemerintah Kongo setelah mereka menguasai kota di dekat perbatasan Uganda dari pemberontak M23 (30/10). Pemerintah Kongo dan M23 gagal menandatangani perjanjian damai di Uganda Senin (11/11).

Warga di kota Bunagana, Kongo timur mengelu-elukan pasukan pemerintah Kongo setelah mereka menguasai kota di dekat perbatasan Uganda dari pemberontak M23 (30/10). Pemerintah Kongo dan M23 gagal menandatangani perjanjian damai di Uganda Senin (11/11).

Pemerintah Kongo dan pemberontak M23 dijadwalkan menandatangani perjanjian di Entebbe, Uganda hari Senin (11/11), namun kedua pihak tidak sepakat tentang judul dokumen perjanjian.

Seorang pejabat Uganda mengatakan Republik Demokratik Kongo telah membatalkan penandatanganan perjanjian damai dengan kelompok pemberontak M23.

Pemerintah Kongo dan kelompok pemberontak itu sedianya dijadwalkan menandatangani dokumen perjanjian di kota Entebbe di Uganda hari Senin. Tapi juru bicara pemerintah Uganda Ofwono Opondo mengatakan dalam pesan Twitter-nya bahwa delegasi DRC, "membatalkan penandatanganan" perjanjian.

Opondo memberitahu VOA delegasi Kongo tidak bersedia memasuki ruangan dimana upacara penandatanganan semula hendak diadakan dan meminta lebih banyak waktu untuk membaca seluruh persetujuan itu.

Kantor berita Reuters melaporkan kedua pihak tidak sepakat tentang judul dokumen perjanjian.

Salah seorang pemimpin kelompok pemberontak M23, Bertrand Bisimwa, mengatakan kepada VOA bahwa perselisihan tersebut menyangkut kenyataan bahwa pemerintah ingin menyebut persetujuan itu “deklarasi” sementara pemberontak ingin menyebutnya persetujuan perdamaian.

M23 mengatakan pekan lalu bahwa mereka meletakkan senjatanya, setelah tentara Kongo merebut benteng terakhir kelompok itu di provinsi Kivu Utara.
XS
SM
MD
LG