Tautan-tautan Akses

Konflik Kandidat Walikota, Ibukota Afrika Selatan Dilanda Kerusuhan


Bangkai truk yang digunakan sebagai barikade oleh pengunjuk rasa di Atteridgeville, sebelah barat Pretoria, (Foto: REUTERS/Siphiwe Sibeko)

Bangkai truk yang digunakan sebagai barikade oleh pengunjuk rasa di Atteridgeville, sebelah barat Pretoria, (Foto: REUTERS/Siphiwe Sibeko)

Kerusuhan terjadi di ibukota Afrika Selatan, Pretoria, sebagai bentuk kemarahan akibat terpilihnya walikota dari partai yang berkuasa sebagai kandidat menjelang pemilu lokal. Aksi kekerasan itu meningkatkan keprihatinan keamanan menjelang pemilu 3 Agustus mendatang di Afrika Selatan.

Perusuh Afrika Selatan hari Selasa (21/6) memblokir jalan-jalan, menjarah toko dan membakar sejumlah kendaraan di beberapa bagian ibukota Pretoria, menunjukkan rasa kemarahan atas terpilihnya sebagai kandidat, walikota partai yang berkuasa menjelang pemilu lokal.

Aksi kekerasan itu meningkatkan keprihatinan keamanan menjelang pemilu 3 Agustus mendatang di Afrika Selatan, dimana kerusuhan berkala akibat kurangnya layanan dasar di tingkat kotamadya sudah menyulitkan polisi di banyak komunitas miskin. Tahun lalu, aksi kekerasan dan pengrusakan juga terjadi di sejumlah universitas dan sekolah lain ketika para mahasiswa memprotes tingginya biaya kuliah dan menyuarakan keprihatinan lainnya.

Aksi kerusuhan di Pretoria terjadi mulai Senin (20/6) dan menimbulkan dampak pada sejumlah daerah miskin di pinggiran kota itu, termasuk di Mamelodi dan Atteridgeville. Warga Mamelodi Lucky Pule kepada Associated Press mengatakan orang-orang membakar kendaraan dan berupaya menghentikan mereka yang merekam kejadian itu dengan telfon seluler. Ia menggambarkan kekacauan yang terjadi.

Kementerian Transportasi mengatakan 19 bis dibakar di Mamelodi.

Perusuh juga melemparkan batu pada sejumlah kendaraan darurat dan ambulans tidak bisa menjangkau pasien-pasien yang sakit di beberapa daerah, demikian laporan media yang berkantor di Afrika Selatan – African News Agency.

Pemerintah Afrika Selatan menyerukan dialog dan mengutuk aksi kekerasan itu dengan mengatakan “para pelaku kerusuhan akan menghadapi sanksi hukum yang keras.”

Belum ada laporan tentang korban luka-luka atau orang yang ditangkap.

Pretoria adalah kota dimana kementerian pemerintahan dan kedutaan besar asing berlokasi. [em]

XS
SM
MD
LG