Tautan-tautan Akses

Komunitas Hukum Pakistan Jadi Sasaran Serangan Demi Dampak Besar


Warga Peshawar menyalakan lilin untuk menghormati para korban pemboman di Quetta, Pakistan (8/8). (AP/Mohammad Sajjad)

Warga Peshawar menyalakan lilin untuk menghormati para korban pemboman di Quetta, Pakistan (8/8). (AP/Mohammad Sajjad)

Para pengacara di Pakistan dianggap sebagai komunitas yang sangat terorganisir dan vokal yang banyak mendapat sorotan media.

Menurut sebagian pengacara dan analis, serangan bom bunuh diri di kota Quetta di Pakistan barat daya hari Senin (8/8) yang menewaskan 70 orang mungkin menyasar komunitas hukum untuk memperbesar dampak serangan tersebut.

“Dengan tersedianya informasi, mereka menyerang sasaran-sasaran empuk dan pengacara merupakan komunitas yang sangat penting kata Ejaz Haider, editor masalah keamanan nasional pada salah satu jaringan televisi, Capital TV di Pakistan.

Para pengacara di Pakistan dianggap sebagai komunitas yang sangat terorganisir dan vokal yang banyak mendapat sorotan media, khususnya sejak gerakan pengacara dari tahun 2007-2009 turut menyebabkan jatuhnya bekas pemimpin militer Pakistan, Jenderal Pervez Musharraf.

Ihsan Ghani yang mengepalai Badan Nasional Anti Terorisme Pakistan mengatakan, menyasar komunitas tertentu memperbesar dampak serangan itu dengan menyatukan seluruh komunitas, jumlah besar penduduk di seluruh negara yang semua muncul menyampaikan pendapat mereka.

“Ketika bom diledakkan di bazaar semua orang merasa sedih tapi reaksinya tidak sama,” katanya, meskipun menurutnya terlampau dini untuk menyimpulkan bahwa mereka hanya ingin menyasar para pengacara. [my/al]

XS
SM
MD
LG