Tautan-tautan Akses

Komite Olimpiade Internasional 'Jengkel' UU Anti Gay Rusia


Pejabar senior Komite Olah Raga Internasional (IOC), C. K. Wu (Foto: dok).

Pejabar senior Komite Olah Raga Internasional (IOC), C. K. Wu (Foto: dok).

Seorang pejabat senior Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengatakan gerakan Olimpiade “jengkel” atas diterapkannya undang-undang anti-gay Rusia menjelang Olimpiade musim dingin di Sochi.

C.K. Wu, anggota dewan eksekutif yang kini mencalonkan diri untuk menjadi presiden IOC, mengatakan Rusia telah diminta memberikan jaminan tidak akan ada pembatasan pada atlet karena hal tersebut bertentangan dengan piagam Olimpiade dalam Olimpiade Musim Dingin tahun depan.

Undang-undang Rusia melarang “propaganda hubungan seks nontradisional” dan mengenakan denda bagi mereka yang menggelar unjuk rasa kebanggaan gay.

Menteri Olahraga Vitaly Mutko pekan lalu berkeras Rusia tidak akan mundur karena tekanan politik, dan mengatakan para atlet yang bertanding di Sochi harus menghormati undang-undang itu.

Tetapi Wu mengatakan Rusia harus menjamin tidak akan ada diskriminasi terhadap atlet. “Kami tidak bercanda. Jadi mereka harus benar-benar mencari solusi yang terbaik. Pesan kami sangat jelas," tegas Wu.
XS
SM
MD
LG