Tautan-tautan Akses

Komik Serial Anak-anak Revolusi Siap Diluncurkan di 'PopCon Asia 2016'


Suasana soft launch "Komik 360" di Jakarta (Courtesy: Demokreatif).

Suasana soft launch "Komik 360" di Jakarta (Courtesy: Demokreatif).

Komik serial anak-anak revolusi siap diluncurkan dalam acara “PopCon Asia 2016” di Jakarta pada 12-14 Agustus ini.

Akhir pekan ini Jakarta akan menjadi tuan rumah forum pameran kreativitas, pertemuan, diskusi dan saling tukar pengalaman antar anak muda kreatif di Asia, yaitu “PopCon Asia 2016”.

Acara sepanjang tiga hari ini akan diisi dengan beragam kreasi mulai dari komik, permainan, karya seni fantasi, fiksi ilmiah, dan peluncuran terobosan-terobosan baru seperti komik serial anak-anak revolusi dan “komik 360”.

Yoga Adhitrisna dan Hari Prast, duo yang memperkenalkan gaya kampanye baru lewat komik ketika mendukung Presiden Joko Widodo dalam pemilihan umum 2014 lalu, adalah yang menggagas peluncuran serial komik anak-anak revolusi tersebut.

Mantan aktivis mahasiswa Budiman Sudjatmiko menjadi tokoh pertama yang diangkat dalam komik serial yang akan dibagi menjadi tiga komik.

Kepada VOA, Kamis siang (11/8), Yoga mengatakan Budiman yang pertama kali menghubunginya untuk membuat komik serial ini.

“Mas Budiman sudah punya otobiografi dan ingin menjadikannya dalam format komik. Tentu ini tidak semudah menulis buku atau novel karena ada ada ilustrasi yang baru tergambar rinci dari diskusi atau ngobrol-ngobrol intensif kami," ujarnya dalam wawancara lewat telepon.

"Sudah tidak terhitung diskusi dan ngobrol-ngobrol yang kami lakukan supaya cerita Mas Budiman itu pas dengan ilustrasi yang kami buat. Dan ternyata dari hal itu malah lebih banyak cerita yang didapat, yang belum ditulis dalam otobiografinya. Kami malah mendapat sisi humanis seorang Budiman Sudjatmiko," tambahnya.

Hal senada disampaikan Hari Prast, sang illustrator, yang membutuhkan waktu hampir satu tahun untuk menyelesaikan karya komik serial anak-anak ini.

“Kami pertama-tama membuat storyboard dan kemudian baru membuat ilustrasinya. Kalau pun ada perkembangan dan perubahan ilustrasi akibat diskusi yang dilakukan, saya selalu berpulang pada storyboard awal," ujarnya.

Komik anak-anak revolusi "Pop Con Asia". (Courtesy: Demokreatif)

Komik anak-anak revolusi "Pop Con Asia". (Courtesy: Demokreatif)

Begitu banyaknya kisah perubahan sejarah era akhir 90an yang ingin disampaikan pada generasi muda sekarang, membuat komik serial anak-anak revolusi pertama ini tidak bisa dibuat hanya dengan satu buku saja.

Tiga judul siap naik cetak dan dirilis September nanti yaitu “Talking About A Revolution”, “Forever Young” dan “Darah Juang”.

“Komik pertama diberi judul “Talking About A Revolution” karena mengambil semangat era 1990an dan lagu ngetop yang mewakili generasi saat itu, yaitu lagu Tracy Chapman “Talkin’ Bout A Revolution”. Lagu ini khan suka dinyanyikan aktivis dan anak muda era itu, jadi pas dengan alur cerita dan maksud komik pertama ini," ujar Yoga.

Setelah Budiman Sudjatmiko, menurut rencana bakal ada beragam tokoh yang akan menjadi sumber cerita komik serial anak-anak revolusi ini.

“Komik 360”

Seakan menjawab tantangan generasi milenial saat ini, Yoga dan Hari bersama sejumlah teman juga akan meluncurkan apa yang disebutnya sebagai “komik 360” – atau komik yang bisa dibaca dan dinikmati dari berbagai sudut pandang.

Dalam salah satu booth pameran “PopCon Asia 2016” nanti, para pengunjung bisa menikmati “komik 360” lewat kacamata tiga dimensi.

“Di booth kami nanti akan disediakan kacamata tiga dimensi sehingga orang bisa membaca dan melihat komik kami.Ini bakal menarik karena bisa bersaing dengan booth-booth lain yang punya keunikan dan ciri khas masing-masing. Setelah ini berhasil menarik minat, nantinya kami akan membuat versi yang bisa dibaca atau dinikmati lewat dunia maya," tambah Yoga.

Kemunculan komik serial anak-anak revolusi dan apa yang disebut “komik 360” sekaligus menandai apa lahirnya “Anak Revolusi Movement” (ARM), sebuah wadah bagi anak muda untuk beraktivitas, berkolaborasi dan berkarya.

Yoga mengatakan, ia bersama teman-teman Demokreatif-nya siap berbagi pengalaman tentang proses kreatif membuat komik dan mendapatkan masukan tentang gagasan kreatif apa yang bisa dilakukan bersama guna menghadapi perubahan jaman.

“PopCon Asia 2016” yang akan berlangsung di Jakarta Convention Center mulai 12-14 Agustus ini mengangkat tema “Pop Revolution”.

XS
SM
MD
LG